Ruang Lingkup dan Cabang-cabang Kajian Ilmu Biologi

Sunday, March 17, 2013 | 0 komentar

Ilmu biologi merupakan kajian ilmu yang sangat luas. Mecakup seluruh kehidupan dan seluruh materi hidup yang ada di bumi, bahkan di luar bumi. Ilmu yang mempelajari kehidupan di luar bumi disebut astrobiologi.

Kingdom
Dimulai dari pengklasifikasian jenis-jenis makhluk hidup, biologi dibagi menjadi 6 (enam) kingdom atau kerajaan, yaitu:
  • Eubacteria
  • Archaebacteria
  • Protista
  • Fungi
  • Plantae
  • Animalia
Kingdom-kingdom tersebut dikemukakan oleh Carl Woise pada tahun 1977.
 
Ruang lingkup biologi
Ruang lingkup biologi merupakan hal-hal yang dipelajari berdasarkan kajian enam kingdom diatas dan lingkungannya. Dimulai dari ruang lingkup paling rendah, ilmu biologi mempelajari tentang;
molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, bioma, dan biosfer
  1. Molekul : Mempelajari hal-hal yang bersifat molekuler dalam makhluk hidup. Seperti molekul penyusun sel, contoh molekul penyusun sel diantaranya adalah asam nukleat dan protein. Pada tingkat molekul ini kita bisa mempelajari dan memahami tentang pewarisan sifat, proses metabolisme, dan sumber energi yang kita gunakan untuk menggerakan organ tubuh kita.
  2. Sel : Sel merupakan susunan molekul-molekul. Mempelajari sel sama dengan mempelajari molekul. Hal-hal yang dipelajari dalam sel mencakup pertumbuhan, aktivitas, dan interaksi antar sel.
  3. Jaringan : Merupakan ruang lingkup yang mempelajari jaringan penyusun suatu organ pada makhluk hidup. Selanjutnya akan diikuti oleh pembelajaran sistem organ,
  4. Organ : Merupakan penyusun suatu individu
  5. Sistem Organ :  Mempelajari cara kerja suatu organ, termasuk bagaimana suatu organ bergerak dan sebagainya. Cabang biologi yang secara khusus mempelajari organ ialah anatomi.
  6. Individu : Individu merupakan gabungan daripada organ-organ. Pada bagian ini, kita mempelajari jaringan, organ, dan sistem organ.
  7. Populasi : Merupakan gabungan dari individu. Individu dalam jumlah banyak disebut populasi
  8. Komunitas : Merupakan gabungan dari beberapa populasi
  9. Bioma : Gabungan beberapa komunitas disebut bioma
  10. Biosfer : Gabungan beberapa bioma disebut biosfer. Biosfer secara keseluruhan dipelajari pada mata pelajaran PLH (Pendidikan Linkungan Hidup) tapi tidak membahas bagian individu atau ruang lingkup yang lebih rendah
Perlu kita ketahui bahwa di bumi ini ada beberapa bioma, sebagai berikut:
  1. Bioma Tundra
  2. Taiga
  3. Hutan Gugur
  4. Hutan Hujan Tropis
  5. Padang Rumput
  6. Gurun
  7. Bioma Air Tawar
  8. Bioma Air Laut
Dalam bioma inilah interaksi antar semua makhluk hidup terjadi.

Cabang-cabang Kajian Ilmu Biologi
Semua klasifikasi dan pengelompokan makhluk hidup diatas dipelajari dalam cabang-cabang biologi yang berbeda. Dibawah ini adalah 20 contoh cabang kajian ilmu biologi.
  1. Botani mempalajari tumbuh-tumbuhan
  2. Zoologi mempelajari biatang
  3. Anatomi mempelajari struktur tubuh internal makhluk hidup
  4. Morfologi mempelajari struktur luar makhluk hidup
  5. Sitologi mempelajari struktur dan fungsi sel
  6. Embriologi mempelajari perkembangan embio
  7. Fisiologi mempelajari fungsi kerja komponen-komponen tubuh
  8. Genetika mempelajari genetik dan hereditas
  9. Mikrobiologi mempelajari kehidupan mikroorganisme
  10. Mikologi mempelajari jamur dan peranannya bagi kehidupan
  11. Paleontologi mempelajari fosil dan hubungannya dengan bumi
  12. Ekologi mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  13. Taksonomi  mempelajari pengelompokan makhluk hidup menjadi takson-takson
  14. Evolusi mempelajari perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhanan hingga bentuk yang rumit
  15. Virologi mempelajari virus dan peranannya bagi makhluk hidup yang lain
  16. Iktiologi mempelajari ikan dan peranannya bagi kehidupan
  17. Ornitologi mempelajari burung dan peranannya bagi kehidupan
  18. Histologi mempelajari struktur dan fungsi jaringan tubuh
  19. Biologi Molekuler mempelajari struktur/senyawa molekul peyusun kehidupan dan interaksinya
  20. Biologi Populasi mempelajari hubungan antara popuasi hewan dan tumbuhan dengan lingkungannya
Lanjutkan Membaca

Cara Menentukan Konfigurasi Elektron

| 0 komentar

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron pada setiap kulit atom, atau aturan yang menentukan jumlah elektron pada setiap kulit atom. Data yang digunakan untuk menentukan konfigurasi elektorn diambil dari nomor atom, dimana nomor atom menentukan jumlah elektron pada atom suatu unsur. Elektron yang menempati kulit terluar suatu atom disebut elektron valensi, elektron valensi ini sangat menentukan sifat kimia atom suatu unsur dan berperan penting dalam melakukan ikatan dengan atom lain.

Aturan yang digunakan dalam menentukan suatu konfigurasi elektron adalah sebagai berikut.
  1. Pengisian elektron-elektron pada kulit atom dimulai dari kulit yang paling dekat dengan inti atom.
    • Kulit pertama disebut kulit K
    • Kulit kedua disebut kulit L
    • Kulit ketiga disebut kulit M
    • Kulit keempat disebut kulit N
    • dan seterusnya...
  2. Jumlah elektron yang dapat mengisi kulit suatu atom adalah nomor kulit pangkat dua kali dua. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut
    2.n2    dimana n adalah nomor kulit
  3. Kulit yang paling luar hanya bisa menampung 8 (delapan) elektron.

Berdasarkan ketentuan nomor 2, maka:
  • Kulit K = 2.12 = 2
  • Kulit L = 2.22 = 8
  • Kulit M = 2.32 = 18
  • Kulit N = 2.42 = 32
  • dan seterusnya...
Elektorn valensi bisa diketahui dengan menggunakan ketentuan ke-3,
Contoh ada suatu unsur dengan nomor atom 20 maka elektron valensinya adalah:
  • Kulik kesatu atau kulit K memiliki 2 elektron jadi total ada 18 elektron lagi
  • Kulit kedua atau kiulit L memiliki 8 elektron, dua kulit sudah ditempati oleh 10 elektron, yaitu elektorn kulit K ditambah elektron kulit L = 10 elektron, jadi total sisa elektron ada 10 elektron
  • Kulit ketiga atau kulit M mampu menampung 18 elektron, namun kita hanya memiliki 10 elektron lagi untuk mengisi kulit M ini. Berdasarkan ketentuan nomor 3, maka kita hanya bisa mengisi kulit M dengan 8 elektron, total elektron yang sudah menempati kulit ada 18 elektron
  • Karena masih tersisa dari kulit M, kulit N memiliki bagian 2 elektron, 20-2-8-8=2
  • Jadi elektron valensi unsur tersebut adalah 2 elektron, karena kulit terluar (kulit N) ditempati oleh 2 elektron
Elektron valensi ini bisa berubah sesuai dengan nomor atom suatu unsur.
Lanjutkan Membaca

Perkembangan Teori Atom

| 0 komentar

Perkembangan teori atom bertahap dari mulai teori yang menyatakan bahwa atom merupakan materi dasar yang paling sederhana, hingga akhirnya muncul teori bahwa atom bukanlah partikel terkecil. Dan sekarang semua sepakat bahwa atom tersusun atas tiga partikel utama; yaitu proton, elektron, neutron, yang semuanya saling mempengaruhi keseimbangan suatu atom. Ilmu tentang atom bukan hanya dipelajari dalam ilmu kimia saja, akan tetapi akan dibahas juga pada materi-materi fisika.

Perkembangan teori tentang atom bisa kita amati melalui ringkasan sejarah dibawah ini...

1. Model Atom Dalton
Dalton merupakan pencetus teori atom pertama, dia merupakan guru dan ahli kimia dari Inggris, nama aslinya adalah John Dalton (1776 - 1844). Suatu hal yang patut dikenang dari Dalton adalah bahwa dia merupakan orang pertama yang merumuskan gagasan tentang atom secara fisis dan dalam bentuk kuantitatif. Teorinya berkembang antara tahun 1803 - 1808. Dasar teorinya adalah kekekalan massa dan hukum perbandingan tetap. Menurut Dalton, atom merupakan materi terkecil yang tidak dapat dibagi lagi, tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, atom dari unsur yang sama akan memiliki sifat dan massa yang sama, atom dari unsur berbeda akan memiliki sifat dan massa yang berbeda, atom dari unsur yang berbeda akan melakukan ikatan dengan perbandinan angka sederhana.

2. Model Atom Thompson
Thompson merupakan penemu elektron yang "berkeliaran" di dalam atom. Dia menemukan elektron pada tahun 1897. Nama lengkapnya adalah J.J. Thompson. Menurut Thompson, atom merupakan materi bermuatan positif dan dialamnya tersebar materi bermuatan negatif secara merata. Karena tersebar secara merata, maka atom bisa dikatakan bersifat netral.

3. Model Atom Rutherord
Pada tahun 1908, Hans Geiger dan Ernest Marsden melakukan percobaan di laboratorium Rutherford. Mereka menembakan sinar alfa pada pelat emas. Hasilnya adalah sebagai berikut:
  • Sebagian partikel alfa dapat menembus pelat karena melalui dareah hampa.
  • Partikel alfa yang mendekati inti atom akan dibelokan karena mengalami gaya tolak inti.
  • Sedangkan partikel yang menuju inti atom akan dipantulkan.

Pada tahun 1911, Ernest Rutherford mengemukakan teori atom moderen yang dikenal dengan sebuatan model atom Rutherford. Dalam model atom Rutherford disebutkan bahwa;
  • atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron-elektron yang mengelilingi inti atom.
  • semua proton terkumpul dalam inti atom, inilah yang menyebabkan inti atom bermuatan positif.
  • sebagian besar volume atom merupakan ruang kosong, hampir semua massa atom terpusat pada inti atom. Jari atom sekitar 10-10 m, sedangkan jari-jari inti atom sekitar 10-15 m.
  • Jumlah proton  sama dengan jumlah elektron yang menggelilingi inti sehingga atom bersifat netral.

4. Model Atom Niels Bohr
Niels Bohr memiliki nama asli Niels Henrick David Bohr. Pada 1913 Niels Bohr menyempurnakan model atom Rutherford, model ini dinamakan Rutherford-Bohr. Menurut Rutherford, elektron-elektron tersebut menempati lintasan-lintasan tertentu yang disebut dengan kulit atom. Lintasan-lintasan ini mirip seperti lintasan planet-planet yang mengelilingi tata surya. Bedanya, setiap litasan dalam tata surya hanya bisa diisi oleh satu planet, sedankan lintasa pada atom bisa diisi oleh lebih dari satu elektron.

Model atom Rutherford-Bohr melahirkan teori konfigurasi elektron. Yaitu aturan-aturan yang diterapkan untuk menentukan jumlah elektron di setiap kulit.

Lanjutkan Membaca

Ruang Lingkup Fisika

| 0 komentar

Fisika berasal dari bahasa Yuani yang berarti alam. Jadi ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari alam, berhubungan dengan perilaku benda mati. Bisa dikatakan ilmu tertua setelah biologi karena ilmu fisika sudah muncul sejak manusia mulai melakukan pengamatan terhadap pergerakan benda langit.

Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah untuk memahami dan menjelaskan fenomena-fenomena alam yang terjadi, khususnya fenomena-fenomena yang tertangkap oleh panca indera manusia. Perkembangan ilmu fisika dimulai sejak Galileo merumuskan benda jatuh, dan Newton merumuskan teori benda bergerak pada umumnya.

Manfaat dari berkembanganya ilmu fisika sangat terasa pada perkembangan teknologi. Berkembangnya teknologi ternyata sangat mempengaruhi perkembangan pengetahuan alam lainnya, seperti kimia dan biologi. Contohnya adalah ditemukannya mikroskop oleh Leeuwenhoek mempengaruhi perkembangan pengetahuan biologi.

Secara garis besar, ilmu fisika dibagi menjadi dua bagian; yaitu fisika klasik yang mempelajari fenomena-fenomena yang tertangkap oleh panca indra, dan fisika moderen yang mempelajari fenomena-fenomena yang tidak tertangkap oleh panca indra. Ilmu moderen dimulai sejak Einstein memperkenalkan teori relativitas dan Curie memperkenalkan teori Radioaktivitas, kedua teori ini mulai digunakan sejak perang dunia II.

Data-data yang dihasilkan dari ilmu fisika berupa data kuantitatif atau data yang dapat dihitung. Data-data yang dapat dihitung tersebut merupakan data yang menyatakan ukuran atau dapat diukur, seperti panjang, berat, suhu, dan lain-lain. Satuan yang menyatakan ukuran disebut besaran, seperti dalam ukuran satu meter, berarti "satu meter" adalah besaran. Ada dua komponen utama dalam besaran, yaitu nilai dan satuan, nilai merupakan komponen yang berupa angka, dan satuan adalah komponen yang merupakan kombinasi huruf dan angka. Contoh satuan antara lain; m2, m3, m, cm, dan masih banyak lagi.
Lanjutkan Membaca

Sejarah dan Perkembangan Ilmu Biologi

| 0 komentar

Kata biologi berasal dari bahasa Yunani; bios dan logos. Bios berarti hidup dan logos berarti ilmu. Jadi biologi adalah ilmu kehidupan, atau ilmu yang mempelajari kehidupan.

Kata biologi diperkenalkan di Jerman pada tahun 1800, lalu dipopulerkan oleh Jean-Baptis de Lamarck dari Perancis. Jean-Baptis de Lamarck menggunakan kata biologi untuk menyebut sekelompok pengetahuan yang berkembang dan semuanya mempelajari bentuk-bentuk kehidupan. Sebutan ini mendapat dukungan dari zoologi Inggris, Thomas Henry Huxley yang mengemukakan bahwa semua bentuk kehidupan tidak boleh dipelajari secara terpisah.

Biologi merupakan ilmu yang lahir sebagai respon manusia atas kejadian atau fenomena yang terjadi pada makhluk hidup, yaitu manusia, hewan dan tumbuhan. Karena ilmu biologi lahir sebagai respon manusia terhadap kejadian yang terjadi pada makhluk hidup, maka ilmu biologi dikatakan sebagai ilmu tertua yang dikembangkan manusia. Bukti sejarah untuk membuktikan bahwa biologi adalah ilmu tertua bisa dibuktikan pada situs Assyiria dan Babilonia (3500 SM), situs tersebut menunjukan bahwa bangsa Assyiria dan Babilonia sudah bercocok tanam dan dan mengenal ilmu pengobatan. Secara logis, kita juga bisa memahami mengapa biologi dikatakan sebagai ilmu tertua. Karena sejak jaman purbakala, jauh sebelum manusia purba mengenal cocok tanam, mereka sudah mengenali tanaman atau hewan yang layak dimakan.

Di Mesir, ilmu biologi diterapkan dalam pengobatan sejak 2000 tahun SM. Contoh yang bisa kita temui diantaranya adalah mumi; mayat yang diawetkan. Bangsa mesir sudah mampu membuat semacam balsem untuk mengawetkan mayat dari tumbuh-tumbuhan. Begitu pula bangsa China, mereka sudah mengenali tanaman obat sejak 2800 tahun SM. Reruntuhan di Mohenjodaro (2500 SM) menunjukan bahwa penduduknya sudah memanfaatkan sekitar 960 jenis tanaman untuk pengobatan. Termasuk ilmu anatomi, fisiologi, patologi, da ilmu bedah.

Namun, kebanyakan ilmu biologi yang mereka kuasai selalu dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat supranatural, seperti membedah hewan sebagai persembahan pada para dewa, atau sebagai media untuk meramalkan masa depan.

Biologi sebagai ilmu pengetahuan dimulai oleh bangsa Yunani yang mempercayai bahwa apapun yang terjadi di alam adalah akibat dari suatu sebab, yang kemudian disebut hukum sebab akibat atau kausalitas. Hukum ini mendorong ilmuwan masa itu untuk melakukan penelitian. Ilmuwan Yunani kuno yang telah berjasa antara lain ialah Thales, Anaximander, Hippocrates, Aristoteles, dan Theophrastus.

Aristoteles hidup pada pertegahan abad ke-4 SM. Dia memperkenalkan dasar-dasar taksonomi, mengelompokkan hewan berdarah dan tidak berdarah. Hewan berdarah merupakan hewan-hewan besar, seperti ikan, mamalia, burung, reptil, dan amfibi. Hewan tidak berdarah merupakan hewan-hewan kecil, seperti udang-udangan, Cephalopoda, serangga, dan Testacea. Selain itu, Aristoteles juga menemukan bahwa hewan memiliki paru-paru, bernafas dengan udara, berdarah panas, dan menghasilkan keturuanan. Selain itu, Aristoteles juga menemukan ilmu tentang reproduksi dan hereditas, termasuk teori abiogenesis yang menyatakan bahwa asal-usul kehidupan berasal dari benda tak hidup atau generatio spontanea.

Lain lagi dengan perkembangan biologi di wilayah Arab. Di wilayah ini, ilmu biologi berkembang pesat berkat pengetahuan Al jahiz tentang binatang, dan Ibnu Sina tentang ilmu kedokteran.

Pada abad ke-12 ilmu tentang tumbuhan dan hewan dipisahkan. Ilmu yang mempelajari tentang hewan dan ilmu bedah disebut zoologi, sedangkan ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan disebut botani. Selanjutnya perkembangan biologi merambah ke berbagai bangsa dan melahirkan tokoh-tokoh baru, seperti Leonardo da Vinci, Otto Brunfels, Leonhard Fuchs, Pierre Belon, dan masih banyak lagi.

Pada abad ke-17, mikroskop ditemukan oleh Leeuwenhoek. Penemuan ini menjadi awal munculnya pengetahuan biologi yang bersifat mikroskopis seperti mikroorganisme. Penemuan ini juga melahirkan cabang ilmu biologi baru yang bersifat mikroskopis, seperti embriologi dan mikrobiologi. Tokoh-tokoh yang bejasa di pada saat itu diantaranya ialah Roobert Hooke, Fransisco Redi, Lazzaro Sapallanzani, dan Louis Pasteur.

Pada abad ke-17 dan 18, John Ryan dan Corolus Linnaeus mengusulkan suatu sistem klasifikasi yang bersifat universal yang berlaku untuk hewan dan tumbuhan. Sistem inilah yang menjadi rujukan sistem klasifikasi moderen.
Lanjutkan Membaca

Galliniper, Nyamuk Terganas Florida, AS

Saturday, March 16, 2013 | 0 komentar

Galliniper adalah salahsatu serangga yang paling ganas, dan merupakan nyamuk terganas. Memiliki nama latin Psorophora ciliata. Rasa sakit akibat gigitannya seperti ditikam pisau, atau setidaknya seperti tertusuk paku. Galliniper sama menakutkannya seperti ular phython, hiu, atau binatang buas lainnya. Jika dalam jumlah banyak, mungkin nyamuk ini bisa lebih ditakuti dari sebuah badai.

Nyamuk ini berukuran sekitar 20 kali lebih besar daripada anyamuk pada umumnya. Pantas saja jika gigitannya bisa seperti ditikam pisau. Saat ini (11 Maret 2012), populasi Galliniper sedang melonjak di Florida.
Lihat gambar galliniper dibawah ini.

Telur Gallinipper sangat tangguh dan tidak mudah menetas. Telurnya bisa bertahan selama bertahun-tahun lalu menetas bersama dengan datangnya air bah. Galliniper kecil atau larva Galliniver sudah mampu memangsa makhluk kecil yang hidup di air, bisa jadi larva nyamuk pada umumnya jadi santapan galliniper.

Galliniper bukanlah nyamuk beracun, tapi memiliki gigitan yang mengerikan. Lebih mengerikan lagi karena ternyat tidak bisa diracun dengan obat nyamuk biasa. Mungkin hanya bisa "dibunuh" dengan lapisan perak, seperti kisah fiski vampir.

"Bahkan ada anggapan hanya lapisan perak yang dapat menangkal nyamuk itu. Ini menunjukkan betapa berbahayanya Gallinipper dibanding serangga-serangga lain," kata Phil Kaufman, entomolog dari University of Florida.


Galliniper dewasa tidak seperti nyamuk pada umumnya. Jika pada umumnya nyamuk hanya "berburu" pada pagi dan malam, Galliniper berburu setiap hari siang dan malam, mungkin bergiliran.
Lanjutkan Membaca

Burung Bersayap Empat, China

| 0 komentar

Para paleontolog asal Cina mengungkap adanya dinosaurus di jaman primitif yang memiliki empat sayap. Makhluk-makhluk itu diduga sebagai cikal bakal terbentuknya burung moderen. Temuan ini didapat setelah menganalisis 11 fosil hewan bersayap empat yang hidup 130 juta tahun yang lalu.

Hasil penelitian ini menjadi bukti kuat bahwa beberapa hewan primitif memiliki sayap. Lalu sayap mereka berevolusi, menghilang hingga tinggal sepasang. "Pembuangan sayap" ini dilakukan agar bisa bermanuver dengan baik.

 Menurut Xiaoting Zheng, spesies burung bersayap empat itu telah mengganti anggota belakang tubuhnya dengan menumbuhkan bulu dan mengembangkan kakinya hingga seperti burung

Akan tetapi, meskipun fosil tersebut terbukti memiliki empat sayap, tapi kegunaan sayap-sayap tersebut masih diperdebatkan.

Menurut Xu Xing, sayap-sayap kaku yang ditemukan pada sejumlah fosil dinosaurus yang hidup pada zaman Cretaceous berfungsi untuk mengangkat, membuat jalur, dan bermanuver, sehingga menciptakan peran penting saat melakukan penerbangan.

Sedangkan menurut Mark A Norell, temuan ini adalah sesuatu yang menarik dan baru. "Tapi, saya ingin melihat bentuk nyatanya, sebelum mencapai kesimpulan bahwa empat sayap itu berfungsi sebagai alat untuk terbang," kata Norell. Norell mengkaui bahwa daratan China sangat kaya akan fosil-fosil dinosaurus yang hidup di zaman Cretaceous, sehingga dapat membuka jendela baru dari awal evolusi burung.

"Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengungkapkan berapa lama waktu terjadinya transisi dari empat sayap sampai menjadi dua sayap pada burung," tutup Norell
Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id
Lanjutkan Membaca

Memburu Geoneutrino, Partikel Aneh di Perut Bumi

Friday, March 15, 2013 | 0 komentar

Para ilmuwan telah mengidentifikasi adanya partikel misterius di dalam bumi yang disebut Geoneutrino. Geoneutrino merupakan bagian dari partikel antimateri, yaitu partikel dasar yang memiliki massa yang sangat kecil. Setiap partikel bermateri memiliki partikel berlawanan yang disebut dengan antimateri. Menurut ilmuwan, partikel ini bisa mengungkap berapa banyak panas yang dihasilkan bumi, dan mengonfirmasi bahwa bumi terbentuk dari materi matahari.

Saat Bumi terbentuk, elemen-elemen radioaktif torium dan uranium  tersebar pada bagian dalam Bumi dengan konsentrasi berbeda, baik pada kerak Bumi maupun lapisan Bumi. Kemudian, elemen tersebut membusuk secara radioaktif dan mengeluarkan panas, lalu membentuk partikel subatomik yang disebut dengan geoneutrino. Panas yang terbentuk dari pembusukan ini merupakan mesin yang menggerakkan gerakan kental, mencarikan materi yang membentuk lapisan bumi. Hal ini dapat menggeser lempeng tektonik yang kemudian menyebabkan gempa Bumi.

"Jika Anda ingin memahami berapa banyak panas yang dihasilkan oleh unsur-unsur radioaktif ini, satu-satunya cara untuk memahami yaitu yang disebut panas radiogenik melalui geoneutrino," kata Ianni.
Para peneliti bawah tanah Italia mencari sinyal pada sebuah kolam besar berisi minyak cair yang berkilau ketika partikel seperti proton melewati kolam tersebut. Saat geoneutrino melewati cairan berkilau, partikel ini bertemu proton dan memancarkan positron dan kemudian neutron, menciptakan sinyal khas. Dengan mengukur tingkat energi neutrino, geoneutrino ini bisa mengisolasi 30 persen tingkat energi neutrino yang berasal dari lapisan bumi. Karena geoneutrino tercipta dari pembusukan radioaktif torium dan uranium dalam sebuah reaksi yang mengeluarkan sejumlah panas, maka dengan jumlah kemunculan partikel ini para ilmuwan dapat mengungkap jumlah elemen radioaktif yang bersembunyi di lapisan Bumi, dan pada gilirannya mengetahui berapa banyak panas yang dihasilkan, dan bila perkiraannya tepat, maka ini bisa membantu para ilmuwan memperbaiki pengetahuan mereka tentang lempeng tektonik.

Meteorit yang berasal dari sejarah awal Tata Surya mengandung rasio khusus uranium dan torium yang sangat erat mencerminkan komposisi permukaan matahari. Dengan membandingkan rasio dengan jumlah unsur radioaktif yang ditemukan di dalam bumi, dapat mengkonfirmasi asal usul matahari Bumi.

Lanjutkan Membaca
 
Back to TOP
Artikel Terbaru Ridwantask :
Network : AdsenseCAMP | Eimimo
Copyright © 2012. RidwanTASK GO BLOG - All Rights Reserved
Template Modify by Mas Template
Proudly powered by Blogger