Spesies-spesies yang dianggap mampu binasakan bumi

Tuesday, December 24, 2013 | 0 komentar

Membinasakan bumi, bukan berarti bumi ini musnah, tapi maksudnya adalah kehidupan bumi menjadi terganggu, yang pada akhirnya kemusnahan juga.

Dalam artikel ini tidak menggambarkan pemusnahan secara langsung seperti sebuah bom yang meledak lalu populasi semuanya mati. Disini digambarkan peran predator yang mencegah pertumbuhan populasi terlalu banyak, seperti yang dijelaskan di tempo.co. Berikut kutipannya;

1. Kanguru di Australia

Kanguru Australia selalu mengganggu penduduk dengan banyaka ulah, termasuk mengganggu lalu lintas dan masuk ke dalam rumah-rumah penduduk

2. Anjing di Cina

Kelas menengah baru di Cina kini hobi memelihara anjing. Seiring melambungnya populasi anjing, wabah rabies mengancam. Masa lalu yang kelam dalam soal hubungan antara Cina dan rabies membuat pemerintah Shanghai kini mengeluarkan kebijakan satu rumah satu anjing sejak 2011.

3. Rusa ekor putih di Amerika

Rusa lebih berbahaya daripada pemanasan global? Yang jelas, menurut sebuah studi oleh The Nature Conservancy, kelebihan populasi rusa menciptakan masalah lingkungan besar-besaran di Amerika Serikat bagian timur. Makan banyak tanaman, rusa ekor putih secara drastis mengubah tatanan hutan di wilayah itu.

4. Ubur-ubur di berbagai wilayah di dunia

Populasi ubur-ubur tumbuh begitu cepat. Ubur-ubur hampir tidak memiliki predator, makan apapun, dan benar-benar sulit untuk dibinasakan. Suatu hari nanti, ubur-ubur bakal menjadi "penguasa" lautan.

5. Badger (sejenis luwak) di Inggris

Ledakan populasi badger di Inggris menyebabkan penyebaran tuberkulosis sapi. Petani merasa frustrasi dan pemerintah kini mendorong pembunuhan binatang ini, hal yang ditentang aktivis hewan.

6. Kucing di Kanada

Kini ada sekitar 600 ribu kucing tunawisma di Kanada. Menurut Canadian Federation of Humane Societies, kucing cenderung tak diadopsi sebagai hewan piaraan. Di sisi lain, binatang ini jarang bisa menemukan rumahnya kembali setelah hilang.

7. Gajah di Afrika Selatan

Sementara perburuan gajah meningkat di banyak bagian Afrika dan dilarang karena mengancam kelestariannya, Afrika Selatan menghadapi masalah sebaliknya: ada terlalu banyak gajah. Populasinya semakin di luar kendali sehingga memaksa pemerintah melakukan pengkebirian untuk membendung pertumbuhan populasinya.

8. Berang-berang di Argentina

Untuk menumbuhkan perdagangan bulu, Argentina mengimpor berang-berang dari Kanada pada tahun 1946. Ide yang buruk. Sejak itu, hewan ini beranak pinak menjadi koloni hingga lebih dari 200 ribu ekor dan telah menyebar ke Cile. Binatang ini mampu mengerat dan menebang pohon tanpa henti.

9. Monyet di India
Di India, monyet mewakili Dewa Hindu, Hanuman, dan dilarang untuk disakiti atau dibunuh. Hewan ini kini banyak berkeliaran di jalan-jalan New Delhi. Warga memberi mereka makan dengan alasan agama, sementara binatang ini berkelakuan semaunya, termasuk membobol rumah dan menyerang orang.

10. Lionfish di Bahama

Para ilmuwan percaya lionfish menemukan cara mereka ke Karibia setelah Badai Andrew menghantam sebuah akuarium raksasa pada 1992. Ikan-ikan ini meneror laut sejak itu. Untuk menghentikan penyebaran lionfish, para ilmuwan bekerja untuk kembali memperkenalkan musuh alami mereka: kerapu .

11. Manusia

Dengan jumlah penduduk lebih dari 7,2 miliar, dunia sudah overpopulasi. Menurut PBB, jumlah penduduk bisa membengkak menjadi lebih dari 8 miliar pada 2025. Deforestasi, meningkatnya polusi, tergerogotinya sumber daya, ekosistem rusak, dan masalah pertumbuhan populasi tidak terbatas adalah problem utama. Beberapa orang berpendapat bahwa kelebihan penduduk adalah sebuah mitos. Jadi, mari kita lihat dan biarkan waktu yang akan memberitahu kita.

Fakta-fakta diatas menggambarkan sebuah populasi yang meledak akibat tidak adanya predator pembunuh. Setelah populasi yang berlebihan dengan bahan makanan semnakin berkurang, lambat laun populasi tersebut akan mati, berkurang kembali, semakin berkurang dan akhirnya musnah.
Lanjutkan Membaca

CardRecoveryPro, Recover Lost or Deleted Photos in 3 Steps

Sunday, November 10, 2013 | 0 komentar

CardRecoveryPro is easy-to-use card recovery software. The software can effectively recover deleted or lost photos, music, video, and multimedia files from almost all digital cards after disasters like erroneous deletion, corruption or formatting errors, etc. Using CardRecoveryPro is safe and risk-free. The software performs read- only operations on your memory card. It doesn't move, delete, or modify the data on the card to avoid causing further damage or overwriting the source. It recovers photos, music, video, and multimedia files from the source memory card and saves them to the destination location you specify in just a few steps. Simple procedure! Amazing effect!

This software support all major of file systems. You could recovering data from these File System:

    FAT( file allocation table): FAT12/FAT16/FAT32/NTFS/ext2/3/4/exFAT
    BeFS ( BeOS )
    BSD disklabel ( FreeBSD/OpenBSD/NetBSD )
    CramFS, Compressed File System
    DOS/Windows FAT12, FAT16 and FAT32
    Windows exFAT
    HFS, HFS+ and HFSX, Hierarchical File System
    JFS, IBM's Journaled File System
    Linux btrfs
    Linux ext2, ext3 and ext4
    Linux LUKS encrypted partition
    Linux RAID md 0.9/1.0/1.1/1.2


    RAID 1: mirroring
    RAID 4: striped array with parity device
    RAID 5: striped array with distributed parity information
    RAID 6: striped array with distributed dual redundancy information
    Linux Swap (versions 1 and 2)
    LVM and LVM2, Linux Logical Volume Manager
    Mac partition map
    Novell Storage Services NSS
    NTFS ( Windows NT/2000/XP/2003/Vista/2008/7 )
    ReiserFS 3.5, 3.6 and 4
    Sun Solaris i386 disklabel
    Unix File System UFS and UFS2 (Sun/BSD/...)
    XFS, SGI's Journaled File System

Supported common audio, video, and picture formats.
  • PNG, TIFF, INDD, JP2, PSD, Paint Shop Pro Image File (PSP), Mamiya (MOS), Picture File (PCT).
  • DV, M4V, 3G2, M4B, AVCHD Video File (MTS), Divx Encoded Movie File (DIVX), Matroska Video File (MKV), MOI Video File, OGG Media Player (OGM), Video Object File (VOB), 3G2, ASX.
  • M4P, RPS, AIFF, MIDI, M4A, AU, OGG, WMA, RM, Real Audio (RA).
  • And All RAW file formats.
Interrested to try it?
Download here
Lanjutkan Membaca

Hormon-hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan

Sunday, April 7, 2013 | 0 komentar

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah hormon dan kondisi lingkungan. Hormon-hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diantaranya adalah auksin, giberellin, sitokinin, asam absisat, dan etilen. Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan adalah nutrisi, suhu, cahaya, keasaman, air, dan oksigen.

Auksin
Ditemukan oleh Charles Darwin dan Ciesielski. Auksin adalah horomon yang berperan dalam "arah pertumbuhan". Maksudnya, pucuk dan akar tumbuhan akan berbelok oleh auksin. Alasannya adalah karena auksin memiliki sifat fototropisme. Fototropisme adalah gerakan yang dipengaruhi oleh cahaya. Cara kerja auksin ketika membelokan arah pertumbuhan adalah; ketika auksin tersinari cahaya maka auksin itu akan terurai, bagian tumbuhan yang auksinnya terurai tidak akan mengalami pertumbuhan secepat bagian tumbuhan yang auksinnya tidak terurai. Jika tumbuhan berada di tempat gelap, maka tumbuhan tersebut akan tumbuh lebih cepat, kondisi ini disebut etiolasi. Auksin memicu pemanjangan sel dan pembelahan sel, auksin juga berperan dalam pembentukan tunas baru.

Giberellin
Ditemukan oleh Fujikuro, awalnya diberi nama Giberellia fujikuro. Giberelin berperan dalam; dominasi apikal, perkembangan buah, perbungaan, dan mobilisasi cadangan makanan dari dalam biji. Giberelin juga berperan pada pertumbuhan akar tumbuhan karena giberelin juga terdapat pada jaringan meristematik akar tumbuhan.

Sitokinin
Ditemukan oleh Folk Skoog dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat. Nama "Sitokinin" berasal dari kata SITO yang berarti SEL dan KININ yang berarti PEMBELAHAN sehingga sitokinin berperan dalam pembelahan sel, pemanjangan sel, morfogenesis, dominasi apikal dan dormasi.

Asam Absisat
Asam absisat berperan dalam penuaan, dormasi pucuk, perbungaan, memacu sintesis etilen, dan menghambar pengaruh giberelin.

Etilen
Hormon etilen akan menghambat pembelahan sel, menunda perbungaan, dan menyebabkan absisi atau pengguguran daun. Etilen juga berperan dalam proses pematangan buah.
Lanjutkan Membaca

Pertumbuhan Primer dan Pertumbuhan Sekunder pada Tumbuhan

Friday, April 5, 2013 | 0 komentar

Sebenarnya, kedua jenis pertumbuhan ini berasal dari jaringan  yang sama, yaitu jaringan meristem. Meristem adalah jaringan yang bersifat aktif membelah. Pertumbuhan primer dihasilkan dari meristem primer, sedangkan pertumbuhan sekunder berasal dari meristem sekunder. Dibawah ini adalah perbedaan antara kedua jaringan tersebut. Penjelasn secara sederhana tentang perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder bisa dilihat disini.

Pertumbuhan Primer

perkecambahan epigeal perkecambahan hipogeal
Pertumbuhan primer terjadi selama fase embrio sampai ke perkecambahan. Embrio pada tumbuhan terdiri dari tunas embrionik, akar embrionik, dan kotiledon. Tunas embrionik akan tumbuh menjadi tunas dan daun, sedangkan akar embrionik akan tumbuh menjadi akar. Kotiledon adalah "cadangan makanan" bagi kecambah yang belum tumbuh daun.
 

Pertumbuhan primer pada tumbuhan dikotil

Perkecambahan pada tumbuhan dikotil disebut epigeal. Ketika sebuah biji akan menjadi kecambah, yang pertama kali tumbuh adalah radikula, yaitu bagian embrio yang akan menjadi akar primer. Radikula adalah bagian dari hipokotil  dan merupakan struktur yang berasal dari akar embrionik.

Pada tumbuhan dikotil, kotiledon akan muncul ke permukaan tanah bersamaan dengan muculnya daun pertama. Kotiledon akan tetap menyuplai makanan sebelum tumbuhan tersebut mampu berfotosintesis. Lama-kelamaan, kotiledon akan mengkerut dan akhrinya jatuh.

Pada bagian atas tepatnya diatas kotiledon terdapat epikotil. Epikotil adalah bakal batang yang berasal dari tunas embrionik.


Pertumbuhan primer pada tumbuhan monokotil

Pada monokotil akan tumbuh koleoptil sebagai pelindung ujung bakal batang. Begitu koleoptil berhasil menembus tanah, maka dengan segera pucuk daun muncul menerobos koleoptil. Biji akan tetap di dalam tanah dan tetap menyuplai makanan untuk perkecambahan yang sedang tumbuh. Perkecambahan seperti ini disebut perkecambahan hipogeal.

Pertumbuhan kecambah

Pada ujung pucuk dan ujung akar terdapat jaringan yang bersifat meristematik. Jaringan meristem yang terletak di ujung akar akan membuat akar memanjang. Pada ujung akar terdapat tudung akar yang menghasilkan lendir. Lendir ini berfungsi untuk mempermudah akar menembus tanah. Menurut Hopson, pada akar terdapat tiga daerah pertumbuhan, lihat gambar


Sel-sel pada pembelahan akan membelah secara mitosis sehingga selnya bertambah banyak. Sel daerah pemanjangan akan membentuk epidermis ke arah luar. Sel didaerah diferensiasi akan berdiferensiasi membentuk pembuluh angkut, epidermis, dan bulu-bulu akar.

Ujung pucuk akan berdiferensiasi menjadi epidermis, xilem, floem, korteks, dan empulur. Meristem di ujung daun dilindungi oleh primordium daun.

Pertumbuhan sekunder

Bagian yang berperan dalam pertumbuhan sekunder adalah kambium dan kambium gabus, sehingga pertumbuhan sekunder ini tidak berlaku bagi tumbuhan monokotil karena monokotil tidak memiliki kambium maupun kambium gabus. Kambium gabus disebut juga felogen. Kambium ke arah dalam akan membentuk pembeluh kayu yang disebut xilem, sedangkan ke arah luar akan membentuk pembuluh tapis yang disebut floem. Kambium yang tumbuh saling berlawanan arah ini disebut kambium intravaskular. Sel-sel parenkim yang berada di antara pembuluh lama-kelamaan akan menjadi kembium juga, namanya kambium intervaskular. Kedua kambium ini akan bersambungan hingga membentuk lingkaran. Perkembangan dari gabungan kedua kambium ini akan menjadi xilem sekunder dan floem sekunder sehingga batang menjadi besar. Lihat gambar



Lanjutkan Membaca

Macam-macam Pertumbuhan dan Perkembangan

Thursday, April 4, 2013 | 0 komentar

Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran yang irreversible atau tidak dapat dikembalikan. Namun kadang terjadi pembalikan atau reversible, hal ini terjadi karena pengurangan jumlah sel yang mengakibatkan berkurangnya ukuran. Pada umumnya, pengurangan sel terjadi akibat keruasakan sel itu sendiri atau karena dediferensiasi sel. Suatu pertumbuhan bisa diketahui dengan bertambahnya ukuran suatu individu.

Perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan. Makhluk hidup bisa dikatakan dewasa jika sudah mampu bereproduksi, atau alat reproduksinya sudah berfungsi dengan baik. Kedewasaan suatu individu hanya akan diketahui setelah mencapai usia terententu. Sebagai contoh, manusia sudah dikatakan dewasa jika tumbuh jakun pada laki-laki, atau tumbuh buah dada pada perempuan. Akan tetapi, selain sebuah proses menuju kedewasaan, perkembangan juga bisa dikatakan sebagai pertambahan kualitas. Contoh pertambahan kualitas seperti buah yang masak, atau bunga yang semakin mekar.

Ada dua macam pertumbuhan, yaitu pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan primer.
Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi ketika organisme masih dalam tahap embrionik. Pada tumbuhan berbiji, masa embrionik terjadi pada pertumbuhan tunas embrionik dan akar embrionik. Nantinya, tunas embrionik ini akan menjadi tunas dan daun, sedangkan akar embrionik akan menjadi akar.

Pertumbuhan sekunder adalah proses pertumbuhan setelah masa embrionik "berakhir", yaitu masa dimana suatu embrio sudah menjadi individu. Seperti biji kacang sudah menjadi kecambah kacang. Kecambah kacang ini kemudian tumbuh membesar dan semakin besar hingga akhirnya tua lalu mati. Fase inilah yang disebut dengan pertumbuhan primer, yaitu proses bertambahnya ukuran pada suatu organisme mulai dari kecambah hingga akhirnya mati.
Lanjutkan Membaca

Gelombang dalam Fisika

Sunday, March 31, 2013 | 0 komentar

Dalam ilmu fisika, gelombang merupakan perambatan getaran yang tidak disertai dengan perpindahan medium. Partikel-partikel yang dilalui gelombang hanya hanya bergerak naik turun pada titik setimbangnya. Jadi, gelombang tidak memindahkan partikel-partikel yang dilaluinya, melainkan memindahkan energi dari satu tempat ke tempat lain.

Pada gelombang terdapat istilah-istilah yang membantu kita untuk mengetahui informasi tentang suatu gelombang. Istilah-istilah tersebut antara lain:

Panjang Gelombang
Panjang Gelombang (λ, dibaca:lambda), adalah jarak satu puncak dan satu gelombang: (klik gambar agar lebih jelas). Jarak gelombang bisa diwakili oleh A-C, B-D, C-E, dan D-F. Sedangkan A-B, B-C, C-D, D-E, dan E-F merupakan jarak setengah gelombang.
 
Panjang gelombang bisa diketahui dari perbandingan jarak terhadap jumlah gelombang, secara matematis dirumuskan sebagai berikut:

∆s/n

dimana ∆s adalah jarak yang ditempuh gelombang dan n adalah jumlah gelombang pada jarak tersebut.

Periode dan frekuensi Gelombang
Periode gelombang (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu gelombang. Periode gelombang bisa ditemukan dengan rumus
T=1/f
dengan satuan sekon (s)


Frekuensi (f) adalah banyak gelombang yang melewati suatu titik dalam satuan waktu. Frekuensi gelombang bisa ditemukan dengan rumus
f=n/t
dengan satuan Hertz (Hz)
dimana f adalah frekuensi, n adalah jumlah gelombang, dan t adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan jumlah gelombang.

Persamaan antara Periode dan Frekuensi adalah:
f=1/T
Cepat rambat gelombang (v)
Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satu detik (satu sekon). Cepat rambat gelombang merupakan jarak per waktu, rumus cepat rambat gelombang dituliskan seperti ini:
v = ∆s/∆t = λ/T
satuannya adalah m/s
Cepat rambat gelombang juga bisa ditemukan dengan rumus ini :
v = λ.f

Perlu diketahi bahwa peulisan lambang waktu dengan periode memang berbeda, waktu ditunjukan dengan huruf te kecil (t) sedangkan periode ditunjukan dengan huruf te besar/kapital (T)
Lanjutkan Membaca

Bukti-bukti Terjadinya Evolusi

Saturday, March 30, 2013 | 0 komentar


Evolusi adalah perubahan sifat-sifat suatu individu dari generasi ke generasi. Pada dasarnya, perubahan sifat ini adalah gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup. Ketika suatu organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat-sifat baru ini bisa diperoleh dari mutasi gen, atau transfer gen antar populasi atau transfer gen antar spesies.

Bukti-bukti terjadinya evolusi bisa dilihat dari keanekaragaman makhluk hidup. Dibawah ini adalah beberapa bukti kuat terjadinya evolusi.

Variasi dalam satu spesies
Contoh sederhana tentang variasi dalam suatu spesies adalah keanekaragaman jenis hewan tertentu, seperti keanekaragaman jenis kucing, jenis ayam, dan lain sebagainya. Bahkan, keanekaragaman bentuk wajah manusia juga bisa dikatakan sebagai variasi dalam satu spesies, karena dua orang yang kembar sekalipun masih ada faktor yang bisa dibedakan.
 
Fosil
Secara sederhana, fosil adalah bagian individu yang terawetkan dalam batuan sedimen. Salahsatu alasan mengapa fosil bisa dijadikan bukti terjadinya evolusi adalah bahwa fosil mampun menjelaskan apa yang terjadi di masa lalu. Cara menggunakan fosil untuk membuktikan terjadinya evolusi adalah dengan uji pelapukan radioaktif. Dengan cara ini, umur suatu fosil bisa diketahui, lalu disusun berdasarkan umur, dimulai dari fosil yang paling tua. Semakin banyak fosil yang ditemukan, berarti semakin banyak pula "mata rantai" yang terisi. Namun, ditemukannya fosil baru memungkinkan evolusi suatu spesies semakin kuat, atau malah terbantahkan.

Kemiripan Susunan Biokimia
Yang dimaksud dengan susunan biokimia adalah segmen-segmen penyusun DNA yang disebut gen. Segmen-segmen ini mengandung kode-kode kimia untuk membentuk protein dengan berikatan dengan asam amino tertentu dengan urutan yang spesifik. Semua jenis protein dalam makhluk hidup hanya disusun oleh 20 jenis asam amino. Kode DNA merupakan bahasa yang sederhana untuk membentuk semua makhluk hidup, ini menjadi dasar kesatuan kehidupan molekular.

Perbandingan Anatomi
Perbandingan anatomi adalah evolusi jika dilihat dari bentuk tubuh dan fungsinya. Hanya ada dua hal yang dibandingkan berdasarkan anatomi, yaitu Homologi dan Analogi.
Perbandingan Anatomi Homologi merupakan perbandingan yang mengacu pada struktur tubuh atau bagian tubuh, seperti tangan pada manusia, dan sayap pada burung. Kedua organ tersebut memiliki asal yang sama, tetapi berevolusi menjadi bentuk yang berbeda sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan.
Sedangkan Perbandinga Anatomi Analogi adalah kesamaan fungsi tetapi dengan struktur yang berbeda. Hal ini ditunjukan oleh bentuk sayap setiap individu terbang, atau bentuk tangan setiap primata.

Perbandingan Embrio
Bentuk embrio sebagai bukti terjadinya evolusi ditemukan setelah ditemukannya pencitraan terhadap embrio berbagai makhluk hidup. Pada gambar di bawah ini terlihat perkembangan tiga embrio makhluk hidup yang berbeda hingga dewasa. Empat fase pertama menunjukan bentuk yang sama dan selanjutnya berkembang menjadi bentuk yang lain sesuai dengan sifat-sifat yang diwariskan induknya.
Lanjutkan Membaca

Alasan bse.kemdiknas.go.id Tidak Bisa Dikunjungi

Wednesday, March 27, 2013 | 0 komentar

Beberapa waktu lalu saya pernah berbagi tentang cara mendownload buku dari bse.kemdiknas.go.id, dan sepertinya trik ini sudah tidak berlaku lagi. Alasnnya, bse.kemdiknas.go.id sudah tidak ada sekalipun situs kemdiknas.go.id masih bisa dikunjungi. Sebagai penggantinya, kita bisa menggunakan bse.kemdikbud.go.id. Tentang cara download buku dari kemdikbud, sama persis dengan cara download buku dari bse.kemdiknas.go.id.

Alasan digantinya situs buku BSE gratis ini sepertinya berkaitan dengan dibentuknya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Presiden RI. Berdasarkan artikel yang saya baca di www.kopertis12.or.id, sejak tanggal 19 Oktober 2011. Kemdiknas (Kementrian Pendidikan Nasional) berubah menjadi Kemdikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan). Sekarang, Kemdiknas menangani urusan kebudayaan

Urusan kebudayaan yang semula ada pada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembudpar) berpindah ke Kemdiknas. Kembudpar sendiri berganti nama menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Perubahan nama ini secara struktural disertai dengan penambahan Direktorat Jenderal Kebudayaan berikut unit-unit kerja di bawahnya.

Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh menteri-menteri negara yang membidangi urusan tertentu di bidang pemerintahan; sesuai ketentuan pasal 17 butir (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembentukan, pengubahan, dan pembubaran kementerian negara diatur dalam undang-undang yaitu yang kita kenal dengan  UU no. 39 tahun 2008

Semua perubahan ini diatur dalam UUD RI 1945 Pasal 17, UU RI no. 39 Tahun 2008 tentang Kementrian Negara pasal 1 butir (2), Peraturan Presiden no. 77 Tahun 2011.

Info lebih lanjut bisa dilihat disini
Lanjutkan Membaca

Cara menggunakan Mikroskop

Sunday, March 24, 2013 | 0 komentar

Mikroskop adalah alat optik yang terdiri dari susunan beberapa lensa pembesar. Mikroskop digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjjang. Contohnya seperti mikroorganisme, bakteri, virus, hewan bersel satu, dan lain-lain.

Kata Mikroskop sendiri berasal dari bahasa Yunani, micros yang berarti kecil, dan scopein yang berarti melihat.

Bagian-bagian Mikroskop

  1. Lensa Objektif; adalah lensa yang menghadap ke preparat atau benda yang akan diteliti. Berfungsi untuk memperbesar bayangan preparat. perbesaran yag tersedian adalah 10 kali, 40 kali, dan 60 kali.
  2. Revolver atau pemutar lensa; Merupakan alat yang digunakan untuk memutar lensa objektif. Alat ini dapat diputar-putar agar lensa objektif berada pada kedudukan yang sesuai.
  3. Lensa okuler; adalah lensa yang menghadap ke arah mata kita. Berfungsi untuk memperbesar bayangan dari lensa objektif. Perbesaran yang tersedia adalah 5 kali, 10 kali, dan 12,5 kali.
  4. Tubus okuler (tabung); merupakan penghubung lensa okuler dengan revolver dan lensa objektif
  5. Kaca atau Cermin; merupakan bagian alat penerang yang berfungsi menangkap cahaya, kemudian memantulkannya ke arah kondensor.
  6. Kondensor; berfungsi untuk memusatkan cahaya pada preparat yang kita amati
  7. Diafragma; merupakan bagian yang dapat mengatur banyak dan sedikitnya cahaya yang masuk. Bagian iini dapat dibuka dan ditutup
  8. Kaki; alas penyangga mikroskop yang berbentuk seperti tapal kuda.
  9. Penyangga, merupakan bagian yang menghubungkan dasar dengan bagian mikroskop
  10. Lengan mikroskop, merupakan bagian yang digunaka untuk memegang mikroskop
  11. Meja benda; merupakan tempat untuk meletakan preparat. Pada bagian tengahnya terdapat lubang yang berfungsi untuk memasukan cahaya dari kondensor
  12. Penjepit; digunakan untuk menjepit kaca yang berisi preparat agar tidak bergeser
  13. Makrometer atau pengatur kasar; menggerakan lensa naik turun dengan cepat
  14. Mikrometer atau pengatur halus; menggerakan lensa naik turun secara perlahan-lahan;

Cara menggunakan mikroskop

  1. Peganglah lengan mikroskop dengan salahsatu tangan dan tangan lainnya menyangga kaki mikroskop. Letakan mikroskop di meja pengamatan dengan bagian lengan tepat dihadapanmu. Bersihkan lensa dan cermin menggunakan tisu lalu pasang lensa okuler dengan perbesaran lemah
  2. Untuk mendapatkan medan penglihatan yang baik, putarlah revolver sehingga diperoleh perbesaran terkecil yang searah dengan lensa okuler dan tubuh okuler
  3. Putar mikroskop ke arah sumber cahaya sambil melihat melalui lensa okuler sehingga diperoleh medan yang terang tanpa bayangan benda lain.
  4. Letakan preparat yang akan di amati di atas meja, jepitlah dengan penjepit agar cahaya yang terkumpul menembus kaca benda.
  5. Mecanri fokus; ada dua cara mencari fokus, yaitu:
    • Perbesaran lemah, perbesaran lemah adalah perpaduan antara lensa okuler dan lensa objektif yang masing-masing menggunakan perbesaran terkecil. Atur lensa okuler dan lensa objektif sedekat mungkin dengan preparat menggunkan makrometer.
    • Perbesaran kuat, merupakan perbesaran yang dihasilkan dari perpaduan antara lensa okuler dan lensa objektif dengan perbesaran tertinggi.
    • Nilai perbesaran yang didapat adalah hasil kali antara perbesaran lensa okuler dengan lensa objektif. Jadi, jika lensa okuler dengan perbesaran 10, dan lensa objektif dengan perbesaran 5, maka nilai perbesarannya adalah 10 x 5 = 50
  6. Setelah pengamatan selesai, bersihkan lensa objektif dengan menggunakan xylol
sumber: Biologi 1 oleh Ali Sulistyorini
Lanjutkan Membaca

Situs Batu Tulis Naga Jabranti

| 0 komentar

Batu tulis ini tidak memberikan pesan tertulis berupa huruf-huruf kuno, melainkan sebuah ukiran berbentuk naga. Selain naga, ada juga ukiran berbentuk sosok manusia berambut gundul dan tangannya memegang ekor naga.

Batu tulis ini ditemukan di Gunung Tilu, Dusun Banjaran, Desa Jabranti, Kecamatan Karangkencana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Merupakan perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Penduduk setempat sudah lama mengetahui situs tersebut, tapi mereka tidak melakukan penelitian, "kunjungan" pun hanya dilakukan oleh orang-orang yang hendak bertapa, atau mencari pesugihan. Pahatan naga ini diperkirakan sudah muncul sejak jaman prasejarah, karena dipahat pada bongkahan batu utuh tanpa mengubah bentuk aslinya. Meskipun begitu, pahatan bergambar naga bukan merupakan ciri khas "karya" manusia prasejarah.

Menurut Ali Akbar yang merupakan Arkeolog dari Universitas Indonesia, ukiran tersebut dibuat oleh orang Sunda kuno sekitar abad 14 - 15 masehi. Ali sendiri masih bingung, apakah ukiran itu membentuk naga atau ular besar? Pada gambar ini Ali tidak menemukan "kaki" seperti bentuk naga pada umumnya. Menurut Ali, orang sunda kuno tidak mengenal naga, tapi ular besar sebagai simbol kesuburan. Jika batu tulis ini benar-benar naga, maka batu tulis itu akan menjadi peninggalan berbentuk naga pertama di Jawa Barat.

Situs ini terletak di ketinggian 1300 meter DPL (Diatas Permukaan Laut). Mengacu pada letaknya di ketinggian, Ali Akbar menduga bahwa pada masa megalitikum tempat ini digunakan untuk tempat pemujaan arwah leluhur. Pada masa Sunda kuno, tempat ini berubah menjadi tempat para resi dan pendeta menyepi dan melepaskan diri dari agama Hindu dan Budha yang merupakan dua agama utama pada masa itu.

Temuan ini diteliti lebih lanjut oleh MARI (Masyarakat Arkeolog Indonesia). MARI sendiri sudah mempunyai website resmi http://www.mariarkeologi.org/. Jadi bagi siapapun yang ingin melaporkan situs denga potensi prasejarah bisa dikirim ke website tersebut.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/
Lanjutkan Membaca

Peta awal alam semesta ketika masih berumur 380.000 tahun

| 0 komentar

Peta ini diambil oleh pewasat ruang angkasa milik Badan Antariksa Eropa (ESA: European Space Agency) yang bernama Planck. Hasil pencitraan plank menunjukan kondisi alam semesta ketika masih berumur 380.000 tahun. Pada masa itu, bintang dan galaksi masih belum terbetuk, keadaan alam semesta masih berupa lautan luas atom dan radiasi, lalu atom-atom bersatu membantuk gumpalan yang pada akhirnya akan menjadi galaksi dan bintang.


Gelombang Mikro Cahaya
Planck menggambarkan kondisi awal alam semesta ini hanya terdiri dari gumpalan-gumpalan gelombang mikro yang bercahaya. Suhunya sekitar -270 derajat celcius, kondisi ini disebut anisotropi dan cukup untuk mengalami proses menjadi alam semesta.

Energi Gelap
Data itu akan digunakan untuk mengungkap teka teki partikel yang hampir tidak berinteraksi dengan atom normal. Para ilmuwan masih mengumpulkan bukti apa yang disebut materi gelap.

Terlebih, asumsi para astronom terhadap ekspansi alam semesta meleset. Mereka mengharapkan ekspansi alam semesta melambat, tapi kenyataannya malah mengalami percepatan.

Percepatan tersebut menunjukkan beberapa bentuk eksotis energi yang melingkupi semua ruang angkasa, gravitasi luar biasa pada skala terbesar. Astronom menyebutnya sebagai energi gelap.

Materi gelap dan energi gelap dikalkulasikan membentuk 96 persen dari struktur alam semesta. Dengan demikian, astronom belum memahami terbuat dari apakah komposisi mayoritas alam semesta tersebut.

Misteri Planck yang lain akan menyelidiki inflasi, sebuah hipotesis alam semesta yang mengalami ekspansi bencana sepersekian detik setelah Big Bang.

Ledakan dahsyat ini meratakan seluruh materi di alam semesta dan menjelaskan mengapa suhu anisotropi gelombang mikro sangat kecil.

sumber :http://teknologi.news.viva.co.id
Lanjutkan Membaca

10 Fakta Menarik Tentang Bulan

Monday, March 18, 2013 | 0 komentar

Bulan adalah satelit bumi, penerang kedua setelah matahari. Ternyata ada 10 fakta menarik tentang bulan, beberapa diantaranya bertentangan dengan teori yang sudah ada, dan sebagian lagi adalah sesuatu yang sulit dipercaya.

  1. Tentang cara bulan terbentuk
    Menurut beberapa teori, bulan terbentuk ketika batu seukuran palent mars menabrak bumi pada 4,5 miliar tahun yang lalu
     
  2. Bulan terkunci pada orbitnya
    Hal yang paling menarik adalah bumi dan bulan ternyata sama-sama berputar pada orbitnya, bagaimana itu bisa terjadi?

    Dahulu kala, efek gravitasi Bumi yang melamban membuat rotasi bulan tetap pada porosnya. Setelah rotasi bulan melamban sesuai dengan orbitnya (waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi) maka rotasi bulan menjadi stabil.

    Bagaimana dengan fase regular bulan yang terlihat di Bumi? Bulan selalu mengorbiti Bumi. Satelit itu menghabiskan sebagian waktunya mengelilingi Bumi dan matahari. Saat berada jarak terjauh dari bumi, ini dinamakan bulan mati, dan ia hanya terlihat sisi gelapnya saja.

    Sementara ketika Bumi berada hampir segaris di antara matahari dan bulan, maka seluruh permukaan bulan akan diterangi matahari. Ini dinamakan bulan purnama.

    Sedangkan, posisi bulan berada di sisi samping Bumi dan matahari, maka hanya sepotong cahaya matahari akan menerangi bulan. Ini yang membentuk bulan sabit.
     
  3. Ada pohon di bulan
    Pada tahun 1971, Apollo 14 mendarat di bulan dengan membawa tiga astronot, yaitu Stuart Roosa, Alan Shepard, dan Edgar Mitchell. Rossa pun mengambil sekelompok benih yang ada di bulan dan menanamnya di Bumi. Hasilnya, 400 benih tumbuh di Bumi dan diberi nama Pohon Bulan.
     
  4. Bulan adalah saudara bumi
    Pada tahun 1999, para peneliti menemukan asteroid yang bernama Cruithne dengan lebar 5 kilometer. Asteroid itu terjebak dalam cengkeraman gravitasi Bumi. Ini malah lebih tepat disebut satelit Bumi. Asteroid ini membutuhkan waktu 770 tahun untuk mengelilingi Bumi dan akan tetap mengelilingi bumi selama 5000 tahun lagi.
     
  5. Dibulan banyak kawah
    Kawah yang terbentuk dari tumbukan 4,1-3,8 miliar tahun yang lalu belum hilang hingga saat ini, karena di bulan tidak ada gempa maupun atau hal lain yang bisa mengubah "formasi" pasir di bulan.
     
  6. Bulan berbentuk seperti telur
    Bentuk bulan tidak bulat seperti bola, tapi lebih menyerupai telur. Saat Anda mengelilingi bulan, ketika berada di permukaan yang kecil itu berarti Anda berada di ujung bulan. Selain itu, bulan juga tidak ada pusat geometris.
     
  7. Di bulan juga ada gempa
    Ternyata, bulan tidak benar-benar mati secara geologis. Gempa kecil ternyata terjadi di bulan. Diduga gempa ini disebabkan oleh gravitasi Bumi.

    Para peneliti memperkirakan bahwa bulan memiliki inti panas sama sepeti Bumi. Dari data pesawat luar angkasa NASA Lunar Prospector yang mendarat di bulan, menemukan bahwa inti bulan ternyata sangat kecil, besarnya antara 2-4 persen dari massa bulan.
     
  8. Apakah bulan bisa disebut planet?
    Ukuran bulan lebih besar dari Pluto, ukurannya kira-kira seperempat dari Bumi. Beberapa peneliti berpikir bahwa bulan lebih seperti sebuah planet, mengacu pada adanya kesamaan sistem orbit pada bulan dan Bumi. Bulan dan bumi sering disebut sebagai planet ganda.
     
  9. Bulan mempengaruhi air laut
    Gravitasi bulan telah menarik lautan di Bumi. Air pasang terjadi ketika Bumi berputar di bawah bulan. Pasang naik menyebabkan gelombang yang sangat tinggi dan pasang surut membuat gelombang menjadi sangat rendah. Salah satunya adalah pasang laut purnama yang terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama. Situasi ini terjadi ketika Bumi, bulan dan Matahari berada dalam satu garis lurus.

    Selain itu, tarik menarik gravitasi antara Bumi dan bulan juga  menyebabkan melambatnya rotasi Bumi, sekitar 1,5 milidetik setiap abadnya.
     
  10. Bulan menjauhi bumi setiap tahunnya
    Setiap tahunnya, bulan bergeser sejauh 3,8 sentimeter lebih tinggi dari orbitnya. Para peneliti mengatakan, ketika awal terbentuknya bulan, jaraknya dengan Bumi hanya sejauh 22.530 kilometer. Saat ini, jarak antara bulan dan Bumi sudah mencapai 450.000 kilometer. Jika gravitasi Bumi sudah tidak terlalu kuat, suatu hari nanti, bulan akan meninggalkan Bumi.
Bulan adalah satelit bumi, bulan adalah tetangga bumi, bulan adalah kembaran bumi, bulan adalah sebuah planet, mana yang benar? Bumi dan bulan adalah pasangat yang tidak akan terpisahkan meski lambat laun, bulan semakin menjauh dari bumi.
Lanjutkan Membaca

Cara Melakukan Penelitian Ilmiah

Sunday, March 17, 2013 | 0 komentar

Penelitian ilmiah merupakan penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam menemukan fakta dan prinsip-prinsip. Menggunakan metode berpikir secara deduktif dan induktif. Berfikir secara deduktif terdapat pada pembuatan hipotesis. Berfikir secara induktif terdapat pada penarikan kesimpulan. Hal-hal yang harus dilakukan seorang peneliti adalah merencanakan penelitian, melakukan penelitian, mengomunikasikan penelitian, dan bersikap ilmiah.

MERENCANAKAN PENELITIAN ILMIAH
  1. Menetapkan bentuk penelitian
    Ada dua bentuk penelitian yaitu:
    • Aspek Tujuan
      • Penelitian Dasar, yaitu penelitian yang mengarah pada perluasan ilmu
      • penelitian terapan, yaitu penelitian yang mengarah pada pemecahan masalah dan untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat
         
    • Aspek Metode
      • Penelitian Deskriptif (penelitian praeksperimen)
        Melakukan eksplorasi untuk menggambarkan suatu objek tertentu secara jelas dan sistematis, tujuannya adalah untuk medeskripsikan gejala yang berlaku berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan.
         
      • Penelitian Sejarah
        Memfokuskan pencarian informasi dengan melakukan wawancara dengan para pelaku sejarah
         
      • Penelitian Survei
        Disebut juga sebagai penelitian normatif atau penelitian status. Dilakukan dengan menggunakan variabel yang luas sebagai bentuk awal penelitian. Mengembangkan eksplorasi objek dan melakukan klasifikasi terhadap masalah yang akan dipecahkan.
         
      • Penelitian Eksperimen
        Dilakukan dengan cara mengontrol, memanipulasi, observasi, membagi objek menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.
     
  2. Merumuskan tujuan penelitian
    Ada dua macam tujuan penelitian, yaitu untuk memperoleh informasi baru dan mengembangkan dan menjelaskan teori yang sudah ada.
     
  3. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah
    Mengidentifikasi dan merumuskan masalah harus mempertimbangkan arah dari objek penelitian dan arah calon peneliti. Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah masalah tersebut bisa diteliti atau tidak?
     
  4. Studi Kepustakaan
    Studi kepustakaan merupakan sumber referensi dalam melakukan suatu penelitian. Hal ini bisa berupa jurnal penelitian, buku, surat kabar dan majalah, atau internet, dan lain-lain...
     
  5. Menyusun Hipotesis
    Hipotesis adalah jawaban sementara atas permasalahan yang dihadapi. Ada dua jenis hipotesis yaitu, hipotesis kerja atau hipotesis alternatif, dan hipotesis nol.
     
  6. Menetapkan Variabel
    Ada dua jenis variabel, yaitu variabel terikat, dan variabel bebas. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi sedangkan variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi.
     
  7. Pemilihan Instrument (Alat) Untuk Memperoleh Data
    Alat yang akan digunakan harus disesuaikan dengan variabel yang ada.


MELAKSANAKAN PENELITIAN
Merupakan langkah pengujian hipotesis yang terdiri dari:
  1. Taraf Perlakuan
    Pertama kalinya melakukan penelitian, lakukan berdasarkan perencanaan penelitian ilmiah.
  2. Pengendalian Faktor Lain
    Disebut juga variabel kontrol, merupakan variabel yang dibuat sama.
  3. Pengulangan
    Dilakukan untuk menanggulangi kesalahan-kesalahan yang tidak kita ketahui. Penelitian akan dianggap cukup jika setidaknya sudah melakukan lima kali penelitian dengan langkah-langkah yang sama.
  4. Pengukuran
    Hasil pengukuran akan digunakan untuk analisis data.

MENGOMUNIKASIKAN HASIL PENELITIAN
  1. Menganalisis Data
    Biasanya dilakukan dengan menggunakan uji statistik. Secara sederhana bisa dilakukan dengan mencatat rata-rata dari setiap percobaan
  2. Menarik Kesimpulan
    Penarikan kesimpulan bisa didasarkan pada studi kepustakaan. Penarikan kesimpulan akan menjadi jawaban atas diterima atau tidaknya sebuah hipotesis.
  3. Mempublikasikan Hasil
    Mempublikasikan hasil bisa dilakukan di berbagai media cetak maupun media elektronik...

BERSIKAP ILMIAH
Seorang peneliti, harus memapu melakukan hal-hal berikut
  1. Mampu membedakan fakta dan opini
  2. Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan argumentasi
  3. Mengembangkan keingintahuan
  4. Peduli terhadap lingkungan
  5. Berpendapat secara ilmiah dan kritis
  6. Berani mengusulkan perbaikan atas suatu kondisi dan bertanggungjawab atas usulnya
  7.  Mau bekerja sama
  8. Jujur terhadap fakta
  9. Tekun
DAFTAR PUSTAKA
Sulistyorini Ari.2009.Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliah Kelas X.Jakarta.Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Lanjutkan Membaca

Organ dan Sistem Organ

| 0 komentar

Organ merupakan gabungan dari jaringan-jaringan, dan sistem organ adalah organ-organ yang bekerja sesuai fungsinya. Peranan organ tidak dapat digantikan oleh organ yang lainnya maupun dihilangkan atau ditambahkan. Makhluk hidup bertulang belakang memiliki 9 kelompok sistem organ yang bekerja secara aktif dan saling melengkapi satu sama lain. Sistem-sistem tersebut antara lain:
  1. Pencernaan makanan (digesti), disusun atas, mulut, lambung, hati, empedu, pankreas, usus, berfunsi untuk ; mencerna zat makanan untuk diserap oleh tubuh.
  2. Peredaran darah dan limfe ( sirkulasi / transportasi ), disusun atas ; jantung, nadi, vena, kelejar limfe, berfunsi untuk ; mengedarkan atau mengangkut zat serta melidungi tubuh dari bibit penyakit.
  3. Pernapasan (respirasi), disusun atas ; hidung, laring, tenggorok, paru-paru, berfungsi untuk ; menyuplai oksigen, mengeluarkan zat sisa berupa CO2 dan uap air
  4. Pengeluaran (ekskresi) disusun atas ; ginjal, kandun kemih, ureter, kulit, berfungsi untuk ; mengeluarkan zat sampah (zat sisa), dan untuk menyeimbangkan cairan di sekitar sel
  5. Perkembangbiakan (reproduksi) disusun atas ; testis, ovarium, uterus, vesika simalis, dan lain-lain (dipelajari pada bagian reproduksi), berfungsi untuk ; melindungi dari kepunahan dan mempertahankan keberadaan jenisnya
  6. Rangka (skeleton), disusun atas; tengkorak, tulang belakang, tulang rusuk, anggota gerak, berfungsi untuk ; tempat melekatnya otot, penunjang agar bisa berdiri, sebagai alat gerak pasif
  7. Otot, disusun atas ; otot dan tendon, berfungsi sebagai ; alat gerakaktif
  8. Saraf, disusun atas ; saraf, sumsum tulang belakang, serabut saraf, simpul saraf, alat indera, berfungsi untuk ; merespon perubahan lingkungan mengontrol tingkah laku, mengatur fungsi organ tubuh
  9. Hormon (endokrin), disusun atas; tiroid, hipofisis, adrenal, pankreas, dan lain-lain, berfungsi untuk ; Sebagai kontrol kimia, sebagai pengatur fungsi organ tubuh.
Lanjutkan Membaca

Contoh Susunan Atom dan Cara Menghitungnya

| 0 komentar

Dalam artikel sebelumnya tentang partikel dasar dan susunan atom telah disebutkan bahwa atom tersusun atas proton, neutron, dan elektron, dengan susunan; proton dan neutron berada di tengah sebagai inti, dan elektron beredar mengelilingi inti atom. Untuk mengetahui jumlah elektron, proton, dan neutron, kita memerlukan nomor massa (dilambangkan dengan A) dan nomor atom. Nomor atom dilambangkan dengan Z, lambang ini dikemukakan oleh Henry Gwyn-Jeffreys Moseley pada tahun 1913. Lihat gambar dibawah ini (klik gambar untuk memperbesar)

Susunan Atom
Berdasarkan gambar diatas, kita bisa menentukan jumlah elektron pada atom unsur dibawah ini.
Gambar diatas menunjukkan:
Nomor massa = A = 12
Nomor atom = proton = Z = 6
Karena atom ini netral, maka;
elektron = proton = nomor atom = 6;
atau;
elektron = nomor massa - nomor atom = A - Z = 6

Gambar diatas menunjukkan:
Nomor massa = A = 19
Nomor atom = proton = Z = 9
karena ada tanda (-) di kanan atas lambang unsur, berarti ini bukan atom, melainkan ion. Karena tandanya (-) maka unsur ini dinyatakan ion negatif.
Karena merupakan ion negatif maka elektronnya adalah;
e = Z + q = 9 +1 = 10
Dari mana angka 1 ? angka 1 adalah lambang (-), jika hanya terdapat lambang (-) maka bisa dipastikan angkanya adalah 1, tapi jika berbentuk seperti ini; 2-, maka bisa dipastikan angkanya adalah 2...

Gambar diatas menunjukkan bahwa:
Nomor massa = A = 88
Nomor atom = proton = Z = 38
karena ada tanda (+) di kanan atas lambang unsur, berarti ini bukan atom, melainkan ion. Karena tandanya (+) maka unsur ini dinyatakan ion positif
Karena merupakan ion psitif maka elektronnya adalah;

e= Z - r = 38 - 2 = 36

Darimana angka 2 didapat? angka 2 didapat dari  2+.

Catatan:
  • 2+ artinya; unsur tersebut melepas 2 elektron
  • 2- artinya; unsur tersebut menarik 2 elektron
  • jika hanya ditulis hanya tandanya, misalkan (-) atau (+) maka nilainya adalah 1
  • jika ditulis lengkap dengan nilainya, misalkan 3+ maka nilainya adalah 3.
Lanjutkan Membaca

Partikel Dasar dan Susunan Atom

| 0 komentar

Pada tahun 1803, John Dalton memperkenalkan model atom pertama kedunia. Menurut Dalton, atom adalah partikel terkecil dari suatu unusur. Tapi sebenarnya, atom bukanlah partikel terkecil dari suatu unsur, melainkan gabungan dari tiga partikel yang berbeda, yaitu elektron, proton, dan neutron. Bahakan penemuan terbaru adalah ditemukannya higgs-bosson yang ditemukan pada tahun 2011. Tentang apa itu higgs-bosson, saya sendiri kurang tahu.

Partikel Dasar

Partikel dasar adalah partikel yang memiliki massa, sama seperti partikel pada umumnya. Akan tetapi, partikel dasar dinyatakan dalam satuan masa atom atau sma, inilah yang membedakan partikel dasar dengan partikel pada umumnya.

massa 1 sma = 1,66 x 10-24 gram.
sedangkan muatan partikel dasar dinyatakan sebagai muatan relatif terhadap muatan elektron (e).
muatan 1 elektron = 1,60 x 10-19 coloumb.

muatan 1 proton = muatan 1 elektron tapi dengan tanda yang berbeda ( - / + ), sedangkan massa 1 proton = massa 1 neutron, masing-masing 1 sma. Massa elektron lebih kecil daripada massa proton atau neutron.

Susunan Atom
Proton dan neutron sebagai inti atom, dan elektron sebagai partikel negatif yang mengelilingi inti. Dalam susunan penulisannya, pahami gambar dibawah ini.
Dalam gambar tersebut menunjukan bahwa:
  • A adalah nomor massa merupakan jumlah partikel dalam ini atom. Artinya;
    A = proton (p) + neutron (n)
  • Z adalah nomor atom, dan nomor atom adalah jumlah proton dalam suatu atom. Karena muatan dalam atom dinyatakan netral (jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif), maka nomor atom juga adalah jumlah elektron dalam suatu atom.
  • X adalah lambang suatu unsur
Berdasarkan keterangan diatas kita bisa menggunakan persamaan matematis.
  • a = nomor massa = proton + neutron
  • z = jumlah proton = jumlah elektron
  • jumlah elektron dan jumlah proton=  nomor massa - neutron
Ion
Ion adalah atom yang memiliki muatan positif atau negatif. Dalam hal ini, partikel tersebut tidak lagi bersifat netral. Untuk memastikan bahwa unsur tersebut merupakan ion, kita hanya perlu melihat nilai positif atau negatif yang ditulis di kanan atas setelah lambang suatu unsur. Pada gambar dibawah ini adalah q+ (ion positif) dan r- (ion negatif)

Dari gambar diatas diketahui:
pada Ion positif;
  • proton = Z
  • neutron = A - Z
  • elektron = p - q
pada Ion negatif;
  • proton = Z
  • neutron = A - Z
  • elektron = p + r

Catatan:

  • Untuk atom netral, jumlah proton sama dengan jumlah elektron
  • Untuk ion positif, jumlah proton lebih banyak daripada jumlah elektron
  • Untuk ion negatif, jumlah elektron lebih banyak daripada jumlah proton
Lanjutkan Membaca

Ruang Lingkup dan Cabang-cabang Kajian Ilmu Biologi

| 0 komentar

Ilmu biologi merupakan kajian ilmu yang sangat luas. Mecakup seluruh kehidupan dan seluruh materi hidup yang ada di bumi, bahkan di luar bumi. Ilmu yang mempelajari kehidupan di luar bumi disebut astrobiologi.

Kingdom
Dimulai dari pengklasifikasian jenis-jenis makhluk hidup, biologi dibagi menjadi 6 (enam) kingdom atau kerajaan, yaitu:
  • Eubacteria
  • Archaebacteria
  • Protista
  • Fungi
  • Plantae
  • Animalia
Kingdom-kingdom tersebut dikemukakan oleh Carl Woise pada tahun 1977.
 
Ruang lingkup biologi
Ruang lingkup biologi merupakan hal-hal yang dipelajari berdasarkan kajian enam kingdom diatas dan lingkungannya. Dimulai dari ruang lingkup paling rendah, ilmu biologi mempelajari tentang;
molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, bioma, dan biosfer
  1. Molekul : Mempelajari hal-hal yang bersifat molekuler dalam makhluk hidup. Seperti molekul penyusun sel, contoh molekul penyusun sel diantaranya adalah asam nukleat dan protein. Pada tingkat molekul ini kita bisa mempelajari dan memahami tentang pewarisan sifat, proses metabolisme, dan sumber energi yang kita gunakan untuk menggerakan organ tubuh kita.
  2. Sel : Sel merupakan susunan molekul-molekul. Mempelajari sel sama dengan mempelajari molekul. Hal-hal yang dipelajari dalam sel mencakup pertumbuhan, aktivitas, dan interaksi antar sel.
  3. Jaringan : Merupakan ruang lingkup yang mempelajari jaringan penyusun suatu organ pada makhluk hidup. Selanjutnya akan diikuti oleh pembelajaran sistem organ,
  4. Organ : Merupakan penyusun suatu individu
  5. Sistem Organ :  Mempelajari cara kerja suatu organ, termasuk bagaimana suatu organ bergerak dan sebagainya. Cabang biologi yang secara khusus mempelajari organ ialah anatomi.
  6. Individu : Individu merupakan gabungan daripada organ-organ. Pada bagian ini, kita mempelajari jaringan, organ, dan sistem organ.
  7. Populasi : Merupakan gabungan dari individu. Individu dalam jumlah banyak disebut populasi
  8. Komunitas : Merupakan gabungan dari beberapa populasi
  9. Bioma : Gabungan beberapa komunitas disebut bioma
  10. Biosfer : Gabungan beberapa bioma disebut biosfer. Biosfer secara keseluruhan dipelajari pada mata pelajaran PLH (Pendidikan Linkungan Hidup) tapi tidak membahas bagian individu atau ruang lingkup yang lebih rendah
Perlu kita ketahui bahwa di bumi ini ada beberapa bioma, sebagai berikut:
  1. Bioma Tundra
  2. Taiga
  3. Hutan Gugur
  4. Hutan Hujan Tropis
  5. Padang Rumput
  6. Gurun
  7. Bioma Air Tawar
  8. Bioma Air Laut
Dalam bioma inilah interaksi antar semua makhluk hidup terjadi.

Cabang-cabang Kajian Ilmu Biologi
Semua klasifikasi dan pengelompokan makhluk hidup diatas dipelajari dalam cabang-cabang biologi yang berbeda. Dibawah ini adalah 20 contoh cabang kajian ilmu biologi.
  1. Botani mempalajari tumbuh-tumbuhan
  2. Zoologi mempelajari biatang
  3. Anatomi mempelajari struktur tubuh internal makhluk hidup
  4. Morfologi mempelajari struktur luar makhluk hidup
  5. Sitologi mempelajari struktur dan fungsi sel
  6. Embriologi mempelajari perkembangan embio
  7. Fisiologi mempelajari fungsi kerja komponen-komponen tubuh
  8. Genetika mempelajari genetik dan hereditas
  9. Mikrobiologi mempelajari kehidupan mikroorganisme
  10. Mikologi mempelajari jamur dan peranannya bagi kehidupan
  11. Paleontologi mempelajari fosil dan hubungannya dengan bumi
  12. Ekologi mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  13. Taksonomi  mempelajari pengelompokan makhluk hidup menjadi takson-takson
  14. Evolusi mempelajari perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhanan hingga bentuk yang rumit
  15. Virologi mempelajari virus dan peranannya bagi makhluk hidup yang lain
  16. Iktiologi mempelajari ikan dan peranannya bagi kehidupan
  17. Ornitologi mempelajari burung dan peranannya bagi kehidupan
  18. Histologi mempelajari struktur dan fungsi jaringan tubuh
  19. Biologi Molekuler mempelajari struktur/senyawa molekul peyusun kehidupan dan interaksinya
  20. Biologi Populasi mempelajari hubungan antara popuasi hewan dan tumbuhan dengan lingkungannya
Lanjutkan Membaca

Cara Menentukan Konfigurasi Elektron

| 0 komentar

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron pada setiap kulit atom, atau aturan yang menentukan jumlah elektron pada setiap kulit atom. Data yang digunakan untuk menentukan konfigurasi elektorn diambil dari nomor atom, dimana nomor atom menentukan jumlah elektron pada atom suatu unsur. Elektron yang menempati kulit terluar suatu atom disebut elektron valensi, elektron valensi ini sangat menentukan sifat kimia atom suatu unsur dan berperan penting dalam melakukan ikatan dengan atom lain.

Aturan yang digunakan dalam menentukan suatu konfigurasi elektron adalah sebagai berikut.
  1. Pengisian elektron-elektron pada kulit atom dimulai dari kulit yang paling dekat dengan inti atom.
    • Kulit pertama disebut kulit K
    • Kulit kedua disebut kulit L
    • Kulit ketiga disebut kulit M
    • Kulit keempat disebut kulit N
    • dan seterusnya...
  2. Jumlah elektron yang dapat mengisi kulit suatu atom adalah nomor kulit pangkat dua kali dua. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut
    2.n2    dimana n adalah nomor kulit
  3. Kulit yang paling luar hanya bisa menampung 8 (delapan) elektron.

Berdasarkan ketentuan nomor 2, maka:
  • Kulit K = 2.12 = 2
  • Kulit L = 2.22 = 8
  • Kulit M = 2.32 = 18
  • Kulit N = 2.42 = 32
  • dan seterusnya...
Elektorn valensi bisa diketahui dengan menggunakan ketentuan ke-3,
Contoh ada suatu unsur dengan nomor atom 20 maka elektron valensinya adalah:
  • Kulik kesatu atau kulit K memiliki 2 elektron jadi total ada 18 elektron lagi
  • Kulit kedua atau kiulit L memiliki 8 elektron, dua kulit sudah ditempati oleh 10 elektron, yaitu elektorn kulit K ditambah elektron kulit L = 10 elektron, jadi total sisa elektron ada 10 elektron
  • Kulit ketiga atau kulit M mampu menampung 18 elektron, namun kita hanya memiliki 10 elektron lagi untuk mengisi kulit M ini. Berdasarkan ketentuan nomor 3, maka kita hanya bisa mengisi kulit M dengan 8 elektron, total elektron yang sudah menempati kulit ada 18 elektron
  • Karena masih tersisa dari kulit M, kulit N memiliki bagian 2 elektron, 20-2-8-8=2
  • Jadi elektron valensi unsur tersebut adalah 2 elektron, karena kulit terluar (kulit N) ditempati oleh 2 elektron
Elektron valensi ini bisa berubah sesuai dengan nomor atom suatu unsur.
Lanjutkan Membaca

Perkembangan Teori Atom

| 0 komentar

Perkembangan teori atom bertahap dari mulai teori yang menyatakan bahwa atom merupakan materi dasar yang paling sederhana, hingga akhirnya muncul teori bahwa atom bukanlah partikel terkecil. Dan sekarang semua sepakat bahwa atom tersusun atas tiga partikel utama; yaitu proton, elektron, neutron, yang semuanya saling mempengaruhi keseimbangan suatu atom. Ilmu tentang atom bukan hanya dipelajari dalam ilmu kimia saja, akan tetapi akan dibahas juga pada materi-materi fisika.

Perkembangan teori tentang atom bisa kita amati melalui ringkasan sejarah dibawah ini...

1. Model Atom Dalton
Dalton merupakan pencetus teori atom pertama, dia merupakan guru dan ahli kimia dari Inggris, nama aslinya adalah John Dalton (1776 - 1844). Suatu hal yang patut dikenang dari Dalton adalah bahwa dia merupakan orang pertama yang merumuskan gagasan tentang atom secara fisis dan dalam bentuk kuantitatif. Teorinya berkembang antara tahun 1803 - 1808. Dasar teorinya adalah kekekalan massa dan hukum perbandingan tetap. Menurut Dalton, atom merupakan materi terkecil yang tidak dapat dibagi lagi, tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, atom dari unsur yang sama akan memiliki sifat dan massa yang sama, atom dari unsur berbeda akan memiliki sifat dan massa yang berbeda, atom dari unsur yang berbeda akan melakukan ikatan dengan perbandinan angka sederhana.

2. Model Atom Thompson
Thompson merupakan penemu elektron yang "berkeliaran" di dalam atom. Dia menemukan elektron pada tahun 1897. Nama lengkapnya adalah J.J. Thompson. Menurut Thompson, atom merupakan materi bermuatan positif dan dialamnya tersebar materi bermuatan negatif secara merata. Karena tersebar secara merata, maka atom bisa dikatakan bersifat netral.

3. Model Atom Rutherord
Pada tahun 1908, Hans Geiger dan Ernest Marsden melakukan percobaan di laboratorium Rutherford. Mereka menembakan sinar alfa pada pelat emas. Hasilnya adalah sebagai berikut:
  • Sebagian partikel alfa dapat menembus pelat karena melalui dareah hampa.
  • Partikel alfa yang mendekati inti atom akan dibelokan karena mengalami gaya tolak inti.
  • Sedangkan partikel yang menuju inti atom akan dipantulkan.

Pada tahun 1911, Ernest Rutherford mengemukakan teori atom moderen yang dikenal dengan sebuatan model atom Rutherford. Dalam model atom Rutherford disebutkan bahwa;
  • atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron-elektron yang mengelilingi inti atom.
  • semua proton terkumpul dalam inti atom, inilah yang menyebabkan inti atom bermuatan positif.
  • sebagian besar volume atom merupakan ruang kosong, hampir semua massa atom terpusat pada inti atom. Jari atom sekitar 10-10 m, sedangkan jari-jari inti atom sekitar 10-15 m.
  • Jumlah proton  sama dengan jumlah elektron yang menggelilingi inti sehingga atom bersifat netral.

4. Model Atom Niels Bohr
Niels Bohr memiliki nama asli Niels Henrick David Bohr. Pada 1913 Niels Bohr menyempurnakan model atom Rutherford, model ini dinamakan Rutherford-Bohr. Menurut Rutherford, elektron-elektron tersebut menempati lintasan-lintasan tertentu yang disebut dengan kulit atom. Lintasan-lintasan ini mirip seperti lintasan planet-planet yang mengelilingi tata surya. Bedanya, setiap litasan dalam tata surya hanya bisa diisi oleh satu planet, sedankan lintasa pada atom bisa diisi oleh lebih dari satu elektron.

Model atom Rutherford-Bohr melahirkan teori konfigurasi elektron. Yaitu aturan-aturan yang diterapkan untuk menentukan jumlah elektron di setiap kulit.

Lanjutkan Membaca

Ruang Lingkup Fisika

| 0 komentar

Fisika berasal dari bahasa Yuani yang berarti alam. Jadi ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari alam, berhubungan dengan perilaku benda mati. Bisa dikatakan ilmu tertua setelah biologi karena ilmu fisika sudah muncul sejak manusia mulai melakukan pengamatan terhadap pergerakan benda langit.

Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah untuk memahami dan menjelaskan fenomena-fenomena alam yang terjadi, khususnya fenomena-fenomena yang tertangkap oleh panca indera manusia. Perkembangan ilmu fisika dimulai sejak Galileo merumuskan benda jatuh, dan Newton merumuskan teori benda bergerak pada umumnya.

Manfaat dari berkembanganya ilmu fisika sangat terasa pada perkembangan teknologi. Berkembangnya teknologi ternyata sangat mempengaruhi perkembangan pengetahuan alam lainnya, seperti kimia dan biologi. Contohnya adalah ditemukannya mikroskop oleh Leeuwenhoek mempengaruhi perkembangan pengetahuan biologi.

Secara garis besar, ilmu fisika dibagi menjadi dua bagian; yaitu fisika klasik yang mempelajari fenomena-fenomena yang tertangkap oleh panca indra, dan fisika moderen yang mempelajari fenomena-fenomena yang tidak tertangkap oleh panca indra. Ilmu moderen dimulai sejak Einstein memperkenalkan teori relativitas dan Curie memperkenalkan teori Radioaktivitas, kedua teori ini mulai digunakan sejak perang dunia II.

Data-data yang dihasilkan dari ilmu fisika berupa data kuantitatif atau data yang dapat dihitung. Data-data yang dapat dihitung tersebut merupakan data yang menyatakan ukuran atau dapat diukur, seperti panjang, berat, suhu, dan lain-lain. Satuan yang menyatakan ukuran disebut besaran, seperti dalam ukuran satu meter, berarti "satu meter" adalah besaran. Ada dua komponen utama dalam besaran, yaitu nilai dan satuan, nilai merupakan komponen yang berupa angka, dan satuan adalah komponen yang merupakan kombinasi huruf dan angka. Contoh satuan antara lain; m2, m3, m, cm, dan masih banyak lagi.
Lanjutkan Membaca

Sejarah dan Perkembangan Ilmu Biologi

| 0 komentar

Kata biologi berasal dari bahasa Yunani; bios dan logos. Bios berarti hidup dan logos berarti ilmu. Jadi biologi adalah ilmu kehidupan, atau ilmu yang mempelajari kehidupan.

Kata biologi diperkenalkan di Jerman pada tahun 1800, lalu dipopulerkan oleh Jean-Baptis de Lamarck dari Perancis. Jean-Baptis de Lamarck menggunakan kata biologi untuk menyebut sekelompok pengetahuan yang berkembang dan semuanya mempelajari bentuk-bentuk kehidupan. Sebutan ini mendapat dukungan dari zoologi Inggris, Thomas Henry Huxley yang mengemukakan bahwa semua bentuk kehidupan tidak boleh dipelajari secara terpisah.

Biologi merupakan ilmu yang lahir sebagai respon manusia atas kejadian atau fenomena yang terjadi pada makhluk hidup, yaitu manusia, hewan dan tumbuhan. Karena ilmu biologi lahir sebagai respon manusia terhadap kejadian yang terjadi pada makhluk hidup, maka ilmu biologi dikatakan sebagai ilmu tertua yang dikembangkan manusia. Bukti sejarah untuk membuktikan bahwa biologi adalah ilmu tertua bisa dibuktikan pada situs Assyiria dan Babilonia (3500 SM), situs tersebut menunjukan bahwa bangsa Assyiria dan Babilonia sudah bercocok tanam dan dan mengenal ilmu pengobatan. Secara logis, kita juga bisa memahami mengapa biologi dikatakan sebagai ilmu tertua. Karena sejak jaman purbakala, jauh sebelum manusia purba mengenal cocok tanam, mereka sudah mengenali tanaman atau hewan yang layak dimakan.

Di Mesir, ilmu biologi diterapkan dalam pengobatan sejak 2000 tahun SM. Contoh yang bisa kita temui diantaranya adalah mumi; mayat yang diawetkan. Bangsa mesir sudah mampu membuat semacam balsem untuk mengawetkan mayat dari tumbuh-tumbuhan. Begitu pula bangsa China, mereka sudah mengenali tanaman obat sejak 2800 tahun SM. Reruntuhan di Mohenjodaro (2500 SM) menunjukan bahwa penduduknya sudah memanfaatkan sekitar 960 jenis tanaman untuk pengobatan. Termasuk ilmu anatomi, fisiologi, patologi, da ilmu bedah.

Namun, kebanyakan ilmu biologi yang mereka kuasai selalu dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat supranatural, seperti membedah hewan sebagai persembahan pada para dewa, atau sebagai media untuk meramalkan masa depan.

Biologi sebagai ilmu pengetahuan dimulai oleh bangsa Yunani yang mempercayai bahwa apapun yang terjadi di alam adalah akibat dari suatu sebab, yang kemudian disebut hukum sebab akibat atau kausalitas. Hukum ini mendorong ilmuwan masa itu untuk melakukan penelitian. Ilmuwan Yunani kuno yang telah berjasa antara lain ialah Thales, Anaximander, Hippocrates, Aristoteles, dan Theophrastus.

Aristoteles hidup pada pertegahan abad ke-4 SM. Dia memperkenalkan dasar-dasar taksonomi, mengelompokkan hewan berdarah dan tidak berdarah. Hewan berdarah merupakan hewan-hewan besar, seperti ikan, mamalia, burung, reptil, dan amfibi. Hewan tidak berdarah merupakan hewan-hewan kecil, seperti udang-udangan, Cephalopoda, serangga, dan Testacea. Selain itu, Aristoteles juga menemukan bahwa hewan memiliki paru-paru, bernafas dengan udara, berdarah panas, dan menghasilkan keturuanan. Selain itu, Aristoteles juga menemukan ilmu tentang reproduksi dan hereditas, termasuk teori abiogenesis yang menyatakan bahwa asal-usul kehidupan berasal dari benda tak hidup atau generatio spontanea.

Lain lagi dengan perkembangan biologi di wilayah Arab. Di wilayah ini, ilmu biologi berkembang pesat berkat pengetahuan Al jahiz tentang binatang, dan Ibnu Sina tentang ilmu kedokteran.

Pada abad ke-12 ilmu tentang tumbuhan dan hewan dipisahkan. Ilmu yang mempelajari tentang hewan dan ilmu bedah disebut zoologi, sedangkan ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan disebut botani. Selanjutnya perkembangan biologi merambah ke berbagai bangsa dan melahirkan tokoh-tokoh baru, seperti Leonardo da Vinci, Otto Brunfels, Leonhard Fuchs, Pierre Belon, dan masih banyak lagi.

Pada abad ke-17, mikroskop ditemukan oleh Leeuwenhoek. Penemuan ini menjadi awal munculnya pengetahuan biologi yang bersifat mikroskopis seperti mikroorganisme. Penemuan ini juga melahirkan cabang ilmu biologi baru yang bersifat mikroskopis, seperti embriologi dan mikrobiologi. Tokoh-tokoh yang bejasa di pada saat itu diantaranya ialah Roobert Hooke, Fransisco Redi, Lazzaro Sapallanzani, dan Louis Pasteur.

Pada abad ke-17 dan 18, John Ryan dan Corolus Linnaeus mengusulkan suatu sistem klasifikasi yang bersifat universal yang berlaku untuk hewan dan tumbuhan. Sistem inilah yang menjadi rujukan sistem klasifikasi moderen.
Lanjutkan Membaca

Galliniper, Nyamuk Terganas Florida, AS

Saturday, March 16, 2013 | 0 komentar

Galliniper adalah salahsatu serangga yang paling ganas, dan merupakan nyamuk terganas. Memiliki nama latin Psorophora ciliata. Rasa sakit akibat gigitannya seperti ditikam pisau, atau setidaknya seperti tertusuk paku. Galliniper sama menakutkannya seperti ular phython, hiu, atau binatang buas lainnya. Jika dalam jumlah banyak, mungkin nyamuk ini bisa lebih ditakuti dari sebuah badai.

Nyamuk ini berukuran sekitar 20 kali lebih besar daripada anyamuk pada umumnya. Pantas saja jika gigitannya bisa seperti ditikam pisau. Saat ini (11 Maret 2012), populasi Galliniper sedang melonjak di Florida.
Lihat gambar galliniper dibawah ini.

Telur Gallinipper sangat tangguh dan tidak mudah menetas. Telurnya bisa bertahan selama bertahun-tahun lalu menetas bersama dengan datangnya air bah. Galliniper kecil atau larva Galliniver sudah mampu memangsa makhluk kecil yang hidup di air, bisa jadi larva nyamuk pada umumnya jadi santapan galliniper.

Galliniper bukanlah nyamuk beracun, tapi memiliki gigitan yang mengerikan. Lebih mengerikan lagi karena ternyat tidak bisa diracun dengan obat nyamuk biasa. Mungkin hanya bisa "dibunuh" dengan lapisan perak, seperti kisah fiski vampir.

"Bahkan ada anggapan hanya lapisan perak yang dapat menangkal nyamuk itu. Ini menunjukkan betapa berbahayanya Gallinipper dibanding serangga-serangga lain," kata Phil Kaufman, entomolog dari University of Florida.


Galliniper dewasa tidak seperti nyamuk pada umumnya. Jika pada umumnya nyamuk hanya "berburu" pada pagi dan malam, Galliniper berburu setiap hari siang dan malam, mungkin bergiliran.
Lanjutkan Membaca

Burung Bersayap Empat, China

| 0 komentar

Para paleontolog asal Cina mengungkap adanya dinosaurus di jaman primitif yang memiliki empat sayap. Makhluk-makhluk itu diduga sebagai cikal bakal terbentuknya burung moderen. Temuan ini didapat setelah menganalisis 11 fosil hewan bersayap empat yang hidup 130 juta tahun yang lalu.

Hasil penelitian ini menjadi bukti kuat bahwa beberapa hewan primitif memiliki sayap. Lalu sayap mereka berevolusi, menghilang hingga tinggal sepasang. "Pembuangan sayap" ini dilakukan agar bisa bermanuver dengan baik.

 Menurut Xiaoting Zheng, spesies burung bersayap empat itu telah mengganti anggota belakang tubuhnya dengan menumbuhkan bulu dan mengembangkan kakinya hingga seperti burung

Akan tetapi, meskipun fosil tersebut terbukti memiliki empat sayap, tapi kegunaan sayap-sayap tersebut masih diperdebatkan.

Menurut Xu Xing, sayap-sayap kaku yang ditemukan pada sejumlah fosil dinosaurus yang hidup pada zaman Cretaceous berfungsi untuk mengangkat, membuat jalur, dan bermanuver, sehingga menciptakan peran penting saat melakukan penerbangan.

Sedangkan menurut Mark A Norell, temuan ini adalah sesuatu yang menarik dan baru. "Tapi, saya ingin melihat bentuk nyatanya, sebelum mencapai kesimpulan bahwa empat sayap itu berfungsi sebagai alat untuk terbang," kata Norell. Norell mengkaui bahwa daratan China sangat kaya akan fosil-fosil dinosaurus yang hidup di zaman Cretaceous, sehingga dapat membuka jendela baru dari awal evolusi burung.

"Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengungkapkan berapa lama waktu terjadinya transisi dari empat sayap sampai menjadi dua sayap pada burung," tutup Norell
Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id
Lanjutkan Membaca

Memburu Geoneutrino, Partikel Aneh di Perut Bumi

Friday, March 15, 2013 | 0 komentar

Para ilmuwan telah mengidentifikasi adanya partikel misterius di dalam bumi yang disebut Geoneutrino. Geoneutrino merupakan bagian dari partikel antimateri, yaitu partikel dasar yang memiliki massa yang sangat kecil. Setiap partikel bermateri memiliki partikel berlawanan yang disebut dengan antimateri. Menurut ilmuwan, partikel ini bisa mengungkap berapa banyak panas yang dihasilkan bumi, dan mengonfirmasi bahwa bumi terbentuk dari materi matahari.

Saat Bumi terbentuk, elemen-elemen radioaktif torium dan uranium  tersebar pada bagian dalam Bumi dengan konsentrasi berbeda, baik pada kerak Bumi maupun lapisan Bumi. Kemudian, elemen tersebut membusuk secara radioaktif dan mengeluarkan panas, lalu membentuk partikel subatomik yang disebut dengan geoneutrino. Panas yang terbentuk dari pembusukan ini merupakan mesin yang menggerakkan gerakan kental, mencarikan materi yang membentuk lapisan bumi. Hal ini dapat menggeser lempeng tektonik yang kemudian menyebabkan gempa Bumi.

"Jika Anda ingin memahami berapa banyak panas yang dihasilkan oleh unsur-unsur radioaktif ini, satu-satunya cara untuk memahami yaitu yang disebut panas radiogenik melalui geoneutrino," kata Ianni.
Para peneliti bawah tanah Italia mencari sinyal pada sebuah kolam besar berisi minyak cair yang berkilau ketika partikel seperti proton melewati kolam tersebut. Saat geoneutrino melewati cairan berkilau, partikel ini bertemu proton dan memancarkan positron dan kemudian neutron, menciptakan sinyal khas. Dengan mengukur tingkat energi neutrino, geoneutrino ini bisa mengisolasi 30 persen tingkat energi neutrino yang berasal dari lapisan bumi. Karena geoneutrino tercipta dari pembusukan radioaktif torium dan uranium dalam sebuah reaksi yang mengeluarkan sejumlah panas, maka dengan jumlah kemunculan partikel ini para ilmuwan dapat mengungkap jumlah elemen radioaktif yang bersembunyi di lapisan Bumi, dan pada gilirannya mengetahui berapa banyak panas yang dihasilkan, dan bila perkiraannya tepat, maka ini bisa membantu para ilmuwan memperbaiki pengetahuan mereka tentang lempeng tektonik.

Meteorit yang berasal dari sejarah awal Tata Surya mengandung rasio khusus uranium dan torium yang sangat erat mencerminkan komposisi permukaan matahari. Dengan membandingkan rasio dengan jumlah unsur radioaktif yang ditemukan di dalam bumi, dapat mengkonfirmasi asal usul matahari Bumi.

Lanjutkan Membaca

Binatang dengan kaki di kepala, kepala di kaki

Sunday, March 10, 2013 | 0 komentar

Hewan ini merupakan nenek moyang bagi serangga, laba-laba, dan hewan laut seperti lobster. Merupakan salahsatu fosil binatang tertua yang pernha ditemukan. Binatang ini diberi nama Fuxianhuiid. Fosil ini berumur sekiar 520 juta tahun

Hewan ini terlihat aneh, kakinya tepat berada dibawah mulutnya yang berfungsi untuk mengambil makanan. Sistem saraf yang membentang diatas kepala, merupakan contoh tertua dari sistem saraf jenisnya.

 

Tampilan kepala yang masih lengkap dari Fuxianhuiid sangat penting bagi ahli biologi, karena mereka sering menggunakan kepala sebagai pedoman tentang bagaimana evolusi antropoda. Melihat dari serangga moderen, sepertinya fuxianhuiid telah menghilang lebih dari 520 juta tahun yang lalu. Struktur yang dimilikinya telah berubah oleh seleksi alam t api tidak mengubah dirinya. Contohnya adalah laba-laba, antena fuxianhuiid manjadi taringnya dan kaki depan menjadi pelengkap khusus bagi laba-laba untuk mendapat makanan.

Fuxianhuiid hidup pada periode Kambrium, sekitar 540 hingga 485juta tahun yang lalu. Ketika kehidupan pertama yang sangat komplek dan sangat aneh.

Fuxianhuiids memberikan wawasan dari keanehan mereka bukan hanya pada spesies antropoda, tapi juga hewan lainnya.

sumber : http://newswatch.nationalgeographic.com/
Lanjutkan Membaca

Penjelasan singkat Web, Webhosting, Space, dan Bandwith

| 0 komentar

Webhosting atau disebut hosting saja merupakan salahsatu pendukung berdirinya sebuah website.Tanpa webhosting, sebuah website tidak bisa diakses. Webhosting sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang ingin meampilkan produknya di internet. Webhosting juga memungkinkan pemilik web untuk menyediakan file yang bisa didownload oleh pengunjung webnya, atau mengijinkan pengunjung mengunggah (upload) file ke webnya, contohnya facebook yang memperbolehkan kita untuk upload foto album (selain foto profil yang setengah wajib).


Perbedaan web dengan webhosting yaitu, web merupakan singkatan dari website atau situs web. Web bisa dianalogikan sebagai nomor rumah yang disebut dengan domain. Sedangkan webhosting merupakan isi dari rumah tersebut, atau penyedia jasa penyimpanan di internet.

Ketika seorang mengunjungi suatu situs, dan situs tersebut berhasil ditampilkan, misalkan seseorang mengunjungi situs www.google.com, maka secara otomatis google.com akan menampilkan konten atau file (berkas) yang disimpan di hostingnya. Tentang file atau berkas yang ditampilkan, pemilik web memiliki hak penuh untuk membatasi dan memilah-milah file apa saja yang akan ditampilkan atau dibagikan. Setiap penyedia webhosting memberlakukan pembatasan space dan bandwith kepada penyewa webhosting.
 
Space, adalah kapasitas maksimum yang bisa digunakan penyewa webhosting (pemilik web). Besar kecilnya ukuran space berpengaruh pada jumlah file yang bisa diupload, dan layanan email admin.

Bandwith merupakan batas maksimum transfer data per satuan waktu yang bisa dilakukan sebuah website. Misalkan 1GB / bulan, artinya sebuah website bisa menampilkan situsnya selama total transferdata dalam sebulan tidak melebihi 1 GB, jika transfer data melebihi batas tersebut, website tidak bisa dibuka lagi hingga bulan berikutnya. Maksud dari transfer data adalah kegiatan menampilkan konten suatu website, termasuk upload dan download. Jadi, jika sebuah website mengijinkan upload file, dia harus punya bandwith besar untuk mengantisipasi terjadinya overbandwith atau kehabisan bandwith.

Jadi, Bagaimana sebuah website bisa bekerja?
Ketika seseorang menunjungi sebuah website, misalkan www.facebook.com maka secara otomatis www.facebook.com akan menampilkan file atau berkas tertentu, yang disimpan di webhosting.

Dibawah ini merupakan skema sederhana tentang cara kerja website.

Pengunjung --> web --> webhosting --> pengunjung
Lanjutkan Membaca

Cara menggunakan mikrometer sekrup

Wednesday, March 6, 2013 | 1komentar

Mikrometer sekrup disebut juga miikrometer ulir atau Micrometer Screw, karena pengukuran dilakukan dengan cara diputar, bukan dengan digeser. Biasanya, mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda-benda kecil seperti kawat, kertas, kabel, dan lain-lain.

Berikut ini adalah bagian-bagian mikrometer sekrup
  • Poros tetap adalah poros yang tidak bisa bergerak dan tidak bisa digerakan
  • Poros geser adalah poros yang bisa digerakan untuk mengukur
  • Skala utama dalam mm (milimeter). Pada skala utama terdapat garis tengah, dibawah garis tengah biasanya disertakan nilai yang merupakan jumlah nilai atas dengan setengah ( nilai atas + 0,5). Nilai-nilai tersebut antara lain 0,5 , 1,5 , 2,5 , 3,5 , dan seterusnya.
  • Pengunci,digunakan untuk menguci posisi poros geser agar tidak bergerak
  • Skala nonius, merupakan skala yang diputar, dengan nilai per 0,01 mm.
  • Pemutar, merupakan penggerak poros geser
  • Rachet, seperti poros geser tapi lebih kecil
  • Frame, bingkai yang berbentuk huruf U.
Cara menggunakan mikrometer tidak begitu sulit, akan semudah menggunakan jangka sorong.
  1. Buka kuncinya, jika sudah terbuka langsung saja ke point 2
  2. Cek terlebih dahulu mikrometer sekrup yang akan digunakan, jika poros tetap dan poros geser dirapatkan dengan memutar "pemutar" ke arah kanan, skala utama harus menujukan nol. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan pengukuran yang disebabkan oleh kerusakan alat.
  3. Buka rahang (poros geser) dengan memutar pemutar ke arah kiri, buka selebar mungkin agar benda yang akan diukur bisa masuk
  4. Letakkan benda yang akan diukur lalu tutup kembali rahang dengan memutar "pemutar" ke arah kanan hingga benda yang akan diukur terjepit
  5. Kunci rahang dengan memutar pengunci hingga terdengar bunyi "klik".
  6. Lihat nilai terbesar yang ditunjukan oleh skala utama, skala ini dalam mm.
  7. Lihat nilai skala nonius, cara menentukan skala nonius adalah dengan menentukan garis skala nonius yang sejajar dengan garis tengah skala utama, kalikan nilai skala nonius dengan 0,01 (skala putar x 0,01)
  8. Jumlahkan nilai yang ditunjukkan angka skala utama dengan nilai yang ditunjukkan skala nonius
Untuk lebih jelas lagi tentang cara menggunakan mikrometer sekrup, perhatikan gambar dibawah ini












sumber : http://rumushitung.com
Lanjutkan Membaca

Cara Menggunakan Jangka Sorong

| 0 komentar

Jangka sorong adalah alat ukur panjang. Bukan hanya panjang, melainkan juga ketebalan, dan diameter suatu benda. Ketelitiannya mencapai 0,1 mm. Berikut di bawah ini adalah cara menggunakan jangka sorong untuk mengukur diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman.

Mengukur diameter luar
Diameter luar adalah lebar atau ketebalan suatu benda, sedangkan diameter dalam adalah lebar lubang suatu bend. Berikut ini adalah cara mengukur diameter luar menggunakan jangka sorong.

  1. Putar mur penunci berlawanan arah dengan jarum jam
  2. Geser rahang kanan
  3. Masukan benda yang aka diukur pada rahang bawah / rahang diameter luar
  4. Geser rahang hingga tepi benda, sehingga benda tersebut terjepit pada rahang diameter luar
  5. Kunci rahang dengan memutar mur pengunci searah dengan jarum.
  6. Lihat skala utama dan skala noniusnya (skala geser). Pastikan dulu posisi garis nol pada skala geser, mislahkan posisi garis nol berada diatas garis 2,4. Lalu lihat garis pada skala geser yang sejajar dengan skala utama, misalkan garis 7 pada skala geser sejajar dengan garis 5,1 pada skala utama. Hasil pengukuran yang didapat adalah skala utama + skala geser, yaitu 2,4 + 0,07 = 2,47.
    LIHAT GAMBAR INI
Mengukur diameter dalam
Cara mengukur diameter dalam hampir sama dengan cara mengukur diameter luar, hanya saja diameter dalam menggunakan rahang atas atau rahang diameter dalam. Secara singkat lihat langkah-langkah dibawah ini.
  1. Buka pengunci
  2. Geser rahang
  3. Kunci rahang
  4. Lihat hasil skala dan tentukan hasil pengukurannya
Mengukur kedalaman (Depth Proble)
Kedalaman tidak diukur menggunakan rahang, tapi ada bagian lain di ujung jangka sorong yang berfungsi untuk mengukur kedalaman. Cara menggunakannya adalah
  1. Geser skala geser (jika tidak bergeser buka dulu penguncinya). Depth proble akan keluar dan semakin panjang sesuai dengan kedalaman yang akan diukur dan panjang maksimum skala utama, pergeseran pengukur kedalaman akan diikuti oleh pergeseran skala geser.
  2. Jika depth proble sudah menyentuh dasar yang diukur, segera kunci skala geser dan tentukan hail pengukurannya. Cara menghitung hasil pengukuran persis seperti menentukan hasil pengukuran pada diameter luar.
Secara umum, cara menentukan hasil pengukuran pada jangka sorong adalah dengan melihat posisi garis nol skala geser pada skala utama, ditambah dengan skala geser yang sejajar dengan skala utama.
Referensi : http://fisikasma-online.blogspot.comhttp://id.wikipedia.org/
Lanjutkan Membaca
 
Back to TOP
Artikel Terbaru Ridwantask :
Network : AdsenseCAMP | Eimimo
Copyright © 2012. RidwanTASK GO BLOG - All Rights Reserved
Template Modify by Mas Template
Proudly powered by Blogger